
Timnas Indonesia harus menghadapi tantangan besar ketika bertemu Australia di laga ketujuh Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. Dua pemain kunci, Ragnar Oratmangoen kemudian Justin Hubner, dipastikan absen pada pertandingan yang tersebut akan diselenggarakan pada 20 Maret 2025 pada Stadion Sepak Bola Sydney.
Absennya Oratmangoen disebabkan oleh akumulasi kartu jaundice yang mana ia terima di laga melawan Bahrain juga Arab Saudi. Sementara itu, Hubner harus menepi akibat kartu merah yang tersebut diterimanya pada waktu Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada 19 November 2024.
Sebagai pemain sayap, Oratmangoen lebih banyak rutin bergerak di tempat sisi lapangan, membantu aliran bola, dan juga membuka ruang bagi rekan-rekannya. Meski tidak seseorang penyerang murni, kontribusinya tetap saja berharga dengan torehan dua gol juga dua assist dari sembilan penampilannya dengan Timnas Indonesia.
Untuk menggantikan Oratmangoen, ahli Patrick Kluivert kemungkinan besar akan mengandalkan Ole Romeny. Pemain yang digunakan baru dinaturalisasi ini dapat berduet dengan Rafael Struick di area lini serang guna menjaga daya gedor skuad Garuda.
Sementara dalam lini pertahanan, kehilangan Hubner tiada terlalu mengkhawatirkan mengingat kedalaman skuad di dalam sektor ini. Jika Kluivert masih menggunakan formasi tiga bek, maka Kevin Diks, Jay Idzes, juga Mees Hilgers menjadi kandidat utama untuk mengisi lini belakang.
Namun, apabila ahli jika Belanda itu memilih skema empat bek, maka Diks, Idzes, Hilgers, lalu Calvin Verdonk berpotensi mengisi pos pertahanan Timnas Indonesia. Fleksibilitas ini memberi opsi bagi Timnas di menghadapi serangan lawan lalu mempertahankan stabilitas permainan.
Meski kehilangan dua pemain pilar, Timnas Indonesia masih mempunyai komposisi yang digunakan cukup kompetitif untuk menghadapi Australia. Kunci Penting keberhasilan skuad Garuda adalah memaksimalkan strategi yang dimaksud sudah disiapkan juga memanfaatkan kemungkinan dari para pemain pengganti.






