
LONDON – Sebuah studi menemukan bahwa sekitar 210 jt orang pada seluruh dunia kecanduan media sosial.
Seperti dilansir dari The New York Post, kecanduan dapat mengakibatkan pembaharuan emosional, gangguan tidur, pengabaian tanggung jawab juga hilangnya hobi pada kalangan pengguna.
Beberapa pengguna yang kecanduan menggunakan media TikTok, misalnya, menyatakan bahwa mereka tak dapat hidup tanpa perangkat lunak berbagi video pendek tersebut.
Yang lain mendapati diri mereka secara kompulsif memeriksa wadah media sosial untuk mengawasi jumlah keseluruhan suka dan juga tampilan atau menghabiskan sebagian besar hari menatap layar media sosial.
Direktur Pusat Penelitian Kecanduan Vanderbilt, Erin Calipari, mengatakan: “Banyak perangkat lunak dirancang menggunakan pengetahuan dari penelitian psikologi untuk memaksimalkan keterlibatan dan juga mengaktifkan sistem di tempat otak yang tersebut menggalakkan kita melakukan sesuatu berulang-ulang hingga menjadi kebiasaan.”
Direktur Psikologi Rawat Jalan di tempat Klinik Cleveland, Kia-Rai Prewitt, mengungkapkan langkah pertama untuk menghindari kecanduan adalah menetapkan tujuan penyelenggaraan media sosial.
“Menetapkan tujuan spesifik tentang seberapa kerap Anda ingin menggunakan ponsel adalah hal yang dimaksud penting,” katanya.






