
JAKARTA – Angelina Jolie dikabarkan nyaris tewas akibat tertembak di tempat lokasi syuting film Lara Croft: Tomb Raider – The Cradle of Life. Insiden ini terjadi pada 2003 akibat kesalahan tak terduga dari lawan mainnya, Gerard Butler.
Kejadian yang disebutkan terungkap di sebuah wawancara ketika Gerard Butler, yang tersebut membintangi film yang disebutkan bersatu Angelina Jolie , mengenang momen paling menegangkan selama kariernya.
Dilansir dari The News, Selasa (28/1/2025), pada adegan tertentu, aktor selama Skotlandia itu hampir bukan sengaja menembak wajah Jolie dengan senjata api kosong.
“Saya hampir menembak wajah Angelina Jolie,” kata Butler untuk People.

Foto/Getty Images
Ia menjelaskan bahwa adegan yang disebutkan mengharuskannya menembak sambil tergantung terbalik. Namun, lantaran kesulitan mengendalikan arah tembakan, peluru kosongnya meleset dan juga nyaris mengenai mantan istri Brad Pitt itu.
“Maksud saya, ini benar-benar gila,” jelasnya mengenang betapa menegangkannya situasi tersebut.
Gerard Butler, yang dimaksud ketika itu berusia 55 tahun, menceritakan bahwa adegan yang disebutkan adalah salah satu momen paling berbahaya selama proses syuting film laga. Ia mengungkapkan bahwa meskipun syuting menggunakan peluru kosong, risiko kecelakaan tetap saja tinggi.
Film aksi yang digunakan disutradarai oleh Jan de Bont ini adalah sekuel dari Lara Croft: Tomb Raider (2001), yang sebelumnya menampilkan Jolie sama-sama Daniel Craig. Dalam The Cradle of Life, artis 49 tahun itu berperan sebagai Lara Croft.
Lara Croft diceritakan sebagai manusia petualang yang tersebut berupaya melindungi Kotak Pandora dari pribadi bioteroris. Gerard Butler sendiri memerankan Terry Sheridan, orang tentara bayaran yang tersebut bekerja sejenis dengan Croft di mengalahkan musuh.
Meski insiden yang disebutkan bukan berujung pada tragedi, kejadian ini menjadi salah satu pengalaman tak terlupakan bagi Gerard Butler selama kariernya di tempat bidang film. Jolie, yang tersebut juga dikenal sebagai aktris pemenang Oscar, tetap memperlihatkan menunjukkan profesionalismenya kemudian menyelesaikan film yang disebutkan dengan gemilang.






