
NEW YORK – Saat ini ada banyak buku pada pasaran yang dimaksud ditulis oleh kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT. Hal ini mengundang reaksi keras dari beberapa pihak.
Untuk memudahkan warga di menentukan pilihan, Authors’ Guild of America (TAG) menerbitkan sertifikat khusus untuk memverifikasi keaslian buku yang ditulis oleh manusia.
Seperti dilansir dari TNT, semata-mata buku yang dimaksud ditulis oleh manusia yang digunakan akan diizinkan menerima verifikasi ini, sedangkan pengaplikasian Kecerdasan Buatan cuma diizinkan untuk melakukan koreksi ejaan kemudian tata bahasa.
Hal ini menyebabkan orang merasa tertipu ketika membeli buku yang digunakan tidak hasil pemikiran manusia.
Untuk memudahkan rakyat pada menentukan pilihan, Authors’ Guild of America (TAG) menerbitkan sertifikat khusus untuk memverifikasi keaslian buku yang dimaksud ditulis oleh manusia.
Buku yang tersebut ditulis manusia akan memiliki logo khusus. Daftar lengkap buku yang tersebut ditulis oleh manusia juga dapat diakses umum melalui situs web TAG.
TAG mengumumkan pembuatan sertifikat ini pada Oktober tahun lalu pasca meninjau banyaknya buku yang dimaksud ditulis oleh Teknologi AI yang dijual melalui Kindle juga Amazon.
Pada tahap awal, verifikasi keaslian karya hanya saja akan diberikan pada buku-buku yang tersebut ditulis oleh masing-masing anggota TAG.
Kemudian akan dibuka untuk buku-buku yang dimaksud diproduksi oleh lebih besar dari satu penulis juga non-anggota asosiasi.
Hanya buku yang dimaksud ditulis oleh manusia yang tersebut akan diizinkan menerima verifikasi ini, sedangkan pengaplikasian Artificial Intelligence hanya saja diizinkan untuk melakukan koreksi ejaan dan juga tata bahasa.






