Teknologi

Zakir Naik Keluarkan Fatwa Penghasilan dari YouTube Haram

JAKARTA – Penceramah kontroversial Dr. Zakir Naik mengeluarkan fatwa terbaru tentang acara monetisasi YouTube . Dia menyebutnya haram berdasarkan prinsip-prinsip Islam.

Selama lawatannya di dalam Karachi, pendiri Peace TV yang disebutkan mengungkapkan kekhawatirannya tentang monetisasi YouTube serta melabelinya haram akibat sifat iklan yang ditampilkan.

Menanggapi pertanyaan dari audiens, Dr. Zakir Naik menyoroti kesulitan etika seputar pendapatan iklan, khususnya konten yang dimaksud menampilkan wanita juga musik.

“Bahkan apabila Anda memblokir iklan alkohol, masih akan ada iklan yang tersebut tak pantas menampilkan wanita, yang digunakan bukan dapat dikendalikan,” katanya dilansir dari Islamic Information, Kamis (10/10/2024).

Dr. Zakir Naik juga menunjukkan meskipun memiliki pengikut yang besar serta peluang penghasilan yang digunakan signifikan, sejumlah saluran yang tersebut membagikan ulang kontennya menggunakan thumbnail dengan gambar wanita, mendistorsi instruksi aslinya. Saluran-saluran ini rutin kali menerima lebih banyak banyak penayangan daripada konten resminya.

Dia juga menyebutkan bahwa klip-klipnya sudah pernah dibayangi, sehingga mengempiskan total penayangan, meskipun keterlibatan audiens telah lama meningkat sejak kedatangannya dalam Pakistan.

Lantaran itu Zakir Naik menyarankan para pembuat konten untuk tak mencari keuntungan melalui saluran yang tidaklah pantas. Dia menekankan fokus pada iman daripada monetisasi akan menyebabkan berkah yang digunakan lebih lanjut besar kemudian tak berdampak negatif pada mata pencaharian.

Zakir Naik telah dilakukan diburu pihak berwenang negara asalnya, India sejak 2016 silam. Lantaran statusnya sebagai buron, ia mencari tempat aman di dalam beberapa negara. Pada 2017, beliau pergi ke Tanah Melayu serta menjadi penduduk tetap memperlihatkan di tempat sana untuk berlindung.

Pemerintah India telah terjadi memohonkan Tanah Melayu mengekstradisi penceramah tersebut. Namun permintaan itu tiada dipenuhi dikarenakan Interpol menolak mengeluarkan Red Notice untuk penangkapan pria kelahiran Mumbai tersebut. Malaya pada tahun 2019 juga menentang tegas ekstradisi Zakir Naik lantaran menganggap penceramah yang dimaksud tidaklah akan mendapat keadilan dalam India.

Ada tiga alasan mengapa Zakir Naik diburu pihak berwenang dari negara asalnya. Yaitu, oleh sebab itu tindakan hukum pencucian uang, ujaran kebencian, kemudian tuduhan menghasut aksi terorisme.

Zakir Naik dituduh mengiklankan bentuk Islam radikal di tempat saluran Peace TV. Saluran yang disebutkan dilarang tayang di tempat India, tetapi diperkirakan miliki 200 jt pemirsa di area seluruh dunia. Lantaran hal tersebut, negara-negara lain juga mengambil bagian melarang saluran yang disebutkan termasuk Kanada, Inggris, juga Bangladesh.

Related Articles

Back to top button
6789101191011121314978979980981982983151617181920345678123456tips slot online modern agar stabilitas lebih optimalstarlight princess dan pengamatan komunitas terhadap permainan mbgsugar rush dan konsep permainan slot online pragmatic play yang berwarnawild bandito dan pembahasan runtuhan dalam permainan terkini mbgsuper scatter menghadirkan kejutan instan dengan efek cepat responsifrtp live gates of olympus