
NEW YORK – Sejumlah perusahaan yang digunakan berpusat di tempat Amerika Serikat siap menyatakan minatnya untuk berinvestasi atau mengakuisisi saham TikTok .
Tak hanya saja itu, saat ini muncul laporan baru yang digunakan menyebutkan bahwa Amazon juga telah terjadi mengutarakan niatnya untuk mengakuisisi saham TikTok.
Seperti yang dimaksud sudah ada berbagai diketahui, TikTok siap mengatur arena jual beli berbasis video dengan segera di dalam TikTok Shop.
Hal ini sendiri menyebabkan tantangan bagi berbagai perusahaan e-commerce dalam pasar, termasuk Amazon sendiri.
Jika Amazon mengakuisisi TikTok pada Amerika Serikat, kemungkinan besar TikTok akan digunakan untuk mengintegrasikan e-commerce, sehingga memverifikasi bahwa arena e-commerce terus dipimpin oleh Amazon di dalam pangsa tersebut.
Saat ini, belum diketahui apa kebijakan akhir ByteDance terkait perintah pemasaran operasi TikTok di area Amerika Serikat.
Beberapa pihak sudah menyatakan minatnya untuk mengakuisisinya, termasuk Oracle dan juga Microsoft.
Sebelumnya, sekelompok penanam modal Amerika berlomba-lomba untuk membeli TikTok dengan dukungan dari YouTuber papan menghadapi MrBeast telah terjadi menyiapkan lebih tinggi dari USD20 miliar atau Rp325 triliun untuk penawaran mereka, menurut Jesse Tinsley, entrepreneur teknologi yang digunakan mengorganisir penawaran tersebut.
“Kelompok ini juga sudah pernah merekrut dua pimpinan teknologi tambahan sebagai investor, termasuk salah satu pendiri lalu Chief Executive Officer Roblox Corp David Baszucki kemudian salah satu pendiri kemudian ketua eksekutif Anchorage Digital Nathan McCauley,” kata Tinsley di sebuah wawancara di area Bloomberg Television.






