
JAKARTA – Wakil Menteri Pengembangan Usaha kemudian Hilirisasi Todotua Pasaribu menyoroti pentingnya kepercayaan pemodal terhadap pemerintah sebagai salah satu fundamental bursa saham RI.
Todotua menyampaikan sentimen market muncul berdasarkan kepercayaan investor, bagaimana pangsa menilai kinerja pemerintah di menjalankan dan juga memverifikasi kebijakan pembangunan ekonomi lalu penegakan hukum.
“Namanya, itu tadi, kan lingkungan ekonomi itu based on trust. How they look the pemerintah itu bekerjanya seperti apa,” ujar Todotua pada kantornya, DKI Jakarta Selatan Selasa (18/3).
Menurutnya, fluktuasi bursa saham adalah hal yang mana wajar tetapi yang digunakan menjadi perhatian utama adalah konsistensi pemerintah di menjalankan kebijakan. Ia menegaskan pelaksanaan pembangunan ekonomi yang mana terencana dengan baik juga kepastian hukum yang digunakan semakin kuat akan menjadi faktor kunci di merancang kepercayaan investor.
“Berbicara pasar, ya fluktuatif naik turun itu biasa. Tapi kan kita ngeliat bagaimana sekarang pelaksanaan penegakkan hukum, yang tersebut telah mulai tambahan baik,” katanya.
Todotua juga menyampaikan upaya pemerintah pada menata kembali kebijakan penanaman modal kemudian melakukan konfirmasi realisasinya akan menjadi perhatian utama pelaku lingkungan ekonomi ke depan. Dengan adanya langkah-langkah konkret serta konsistensi di kebijakan, ia meyakini bahwa kondisi pangsa saham akan lebih tinggi stabil.
“Kita liat ke depan akan liat ke depannya apabila pemerintah konsisten di menjalankan ini semua, saya pikir akan lebih besar baik,” ujarnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG mengalami tekanan cukup signifikan, dipicu oleh berbagai faktor global maupun domestik. IHSG sempat anjlok lebih banyak dari 6 persen, menciptakan Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian market sementara alias trading halt selamat 30 menit.






