
JAKARTA – Sejumlah penyanyi menolak skema royalti direct license seperti yang tersebut digaungkan Ahmad Dhani. Mereka menyatakan tidak ada setuju dengan sistem pembayaran royalti segera ke pencipta lagu juga memilih masih mengikuti aturan resmi melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
Para penyanyi yang dimaksud menilai sistem LMK lebih banyak memiliki kepastian hukum dan juga pengamanan yang mana jelas bagi pelaku bidang musik. Sementara itu, Ahmad Dhani secara terbuka menggerakkan mekanisme direct license, alih-alih melalui lembaga manajemen kolektif.
Pandangan ini menuai kontroversi lalu ditentang oleh beberapa jumlah musisi lain. Dhani menilai sistem royalti yang mana ada pada waktu ini belum berpihak pada pencipta lagu. Ia beranggapan bahwa LMK yang digunakan mengurus royalti musik kerap bukan transparan juga kurang efektif, teristimewa pada pengunduran royalti dari pertunjukan musik live.
Oleh akibat itu, ia menggalakkan skema direct license, yang dimaksud mana para pengguna lagu harus memohon izin kemudian membayar royalti segera untuk pencipta lagu tanpa perantara LMK. Pernyataan Dhani ini muncul salah satunya menanggapi sikap Ariel NOAH, yang sebelumnya mengaku tak keberatan apabila musisi lain membawakan lagu-lagunya tanpa izin.
Dhani mengkritisi keras pandangan tersebut. Menurutnya, langkah Ariel itu egois dan juga dapat berdampak buruk bagi pencipta lagu lain. Ia kemudian mengingatkan agar sesama musisi lebih tinggi memperhatikan hak-hak pencipta lagu. Berikut daftar penyanyi yang tidak ada setuju dengan pentolan Dewa 19 itu dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (27/3/2025).
4 Penyanyi Tolak Rencana Royalti Direct License Ahmad Dhani
1. Ariel NOAH

Foto/Instagram Ariel NOAH
Pandangan Dhani berseberangan dengan Ariel yang percaya pada mekanisme royalti kolektif melalui LMK. Ariel sebelumnya menyatakan bahwa ia mengizinkan siapa pun menyanyikan lagu-lagu NOAH tanpa perlu memohonkan izin dengan segera kepadanya. Baginya, LMK sudah ada mempunyai wewenang kemudian mekanisme untuk menjalankan royalti bagi pencipta lagu sesuai peraturan yang berlaku.
Artinya, selama pelopor acara atau pihak yang tersebut membawakan lagu telah membayar royalti melalui LMK, hal itu dianggap cukup tanpa perlu izin terpisah dari pencipta lagu. Namun, sikap Ariel yang disebutkan ditanggapi sinis oleh Dhani. Ia menilai Ariel terlalu mengedepankan diri sendiri dan juga mengabaikan dampaknya bagi pencipta lagu lain.






