
Daerah Gaza City, Palestina / Istanbu – Bermacam-macam ribu warga Palestina di dalam Kawasan Gaza semata-mata mampu makan satu kali pada dua hingga tiga hari akibat blokade ketat Israel, kata Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Selasa (6/5).
"Lebih dari 66.000 anak pada Wilayah Gaza mengalami malnutrisi akut," kata Juru Bicara UNRWA Adnan Abu Hasna di wawancara dengan Al-Ghad TV.
Sejak 2 Maret, negara Israel menghentikan seluruh jalur penyeberangan ke Daerah Gaza bagi bantuan makanan, obat-obatan, lalu bantuan kemanusiaan lainnya.
Aksi rezim Zionis ini memperburuk krisis kemanusiaan yang dimaksud telah dilakukan berlangsung lama, sebut laporan dari pemerintah, organisasi hak asasi manusia, serta lembaga internasional.
Data dari Kantor Dunia Pers otoritas Kawasan Gaza mencatat setidaknya 57 warga Palestina meninggal dunia akibat kelaparan sejak Oktober 2023.
Saat ini, hampir 2,4 jt jiwa penduduk Kawasan Gaza hidup dengan sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan, berdasarkan data Bank Dunia.
Abu Hasna menegaskan bahwa “UNRWA bukan akan terlibat pada rencana baru Israel” terkait distribusi bantuan di Kawasan Gaza sebab “rencana yang dimaksud serupa sekali tidak ada mematuhi standar PBB.”
Pada Akhir Pekan malam, Kabinet Keselamatan tanah Israel menyetujui rencana distribusi bantuan pada wilayah terkepung itu melalui kontraktor keamanan swasta.
Namun, rencana yang disebutkan ditolak PBB kemudian puluhan organisasi bantuan internasional sebab dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan, tiada layak secara logistik, dan juga berpotensi membahayakan warga sipil Palestina kemudian para personel kemanusiaan.
Tim Kepedulian Manusia PBB ke Daerah Gaza menyatakan pada Minggu di malam hari bahwa mereka "hanya akan menyokong rencana yang digunakan menghormati prinsip-prinsip kemanusiaan, netralitas, independensi, kemudian ketidakberpihakan.”
Sejak Oktober 2023, lebih banyak dari 52.500 warga Palestina — mayoritas perempuan dan juga anak-anak — tewas akibat operasi genosida militer negara Israel di dalam Gaza.
Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin otoritas negara Israel Benjamin Netanyahu serta mantan kepala pertahanan Yoav Gallant berhadapan dengan tuduhan kejahatan pertempuran kemudian kejahatan terhadap kemanusiaan dalam Gaza.
Israel juga sedang menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) berhadapan dengan konflik yang mana dilancarkannya terhadap wilayah tersebut.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari Ratusan ribu warga Gaza hanya makan sekali tiap 2-3 hari pasca blokade






