
JAKARTA – Rapat Paripurna DPR pada hari ini menyetujui Muhammad Herindra menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pengganti Budi Gunawan. Persetujuan diambil pada Rapat Paripurna DPR hari ini, Kamis (17/10/2024).
Dalam forum itu, mayoritas anggota legislator hadir. Setidaknya ada 382 anggota hadir secara fisik, sementara 5 anggota izin.
“Daftar hadir selamat paripurna telah lama ditandatangani oleh 382 orang anggota kemudian izin 5 orang, sehingga total 387 anggota dari seluruh fraksi. Dengan demikian kuorum telah terjadi tercapai,” ujar Ketua DPR Puan Maharani dengan segera mengetok palu sebagai tanda dibukanya rapat.
Sebelum diusulkan sebagai Kepala BIN, Herindra menduduki jabatan Wakil Menteri Defense (Wamenhan). Lalu, berapa kekayaan Herindra?
Selaku pengurus negara, kekayaan Herindra dapat diakses umum melalui laman elhkpn.go.id. Dalam laporan harta kekayaan pelaksana negara yang dimaksud dikelola Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, Herindra tercatat mempunyai kekayaan senilai Rp23.463.716.345.
Jumlah yang disebutkan ia laporkan pada 5 April 2024 untuk periodik 2023 selaku Wamenhan. Adapun, kekayaan Herindra terdiri dari empat bidang tanah lalu bangunan yang tersebut tersebar pada Ibukota Indonesia Selatan, DKI Jakarta Timur, juga Perkotaan Bogor.
Tanah juga bangunan dengan keterangan hasil sendiri itu bernilai Rp16.020.988.791. Herindra juga tercatat memiliki Toyota Alphard tahun 2015 senilai Rp661.500.000.
Sama dengan tanah serta bangunan, kendaraan yang dimaksud juga berketerangan hasil sendiri. Kekayaan Herindra selanjutnya terdiri dari harta bergerak lainnya senilai Rp344.765.000, kas dan juga setara kas Rp6.855.989.016.





