
Jakarta – Pengamat tata kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menanggapi rencana presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk Kementerian Perumahan. Menurutnya, Kementerian Perumahan akan lebih banyak baik dikembangkan berubah menjadi Kementerian Perkotaan, Perdesaan, kemudian Perumahan.
“Ini untuk mensinkronkan rencana pembangunan tiga jt rumah per tahun, ke mana satu jt dalam perkotaan dan juga dua jt pada perdesaan,” kata Nirwono terhadap Tempo, Selasa malam, 8 Oktober 2024. Pengembangan ini menurutnya akan lebih lanjut efektif juga efisien.
Prabowo dikabarkan akan memecah Kementerian Pekerjaan Umum kemudian Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi dua kementerian yang dimaksud menangani penyelenggaraan infrastruktur kemudian perumahan rakyat. Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, memaparkan rencana pemisahan itu bermetamorfosis menjadi wujud komitmen kakaknya di mengembangkan perumahan pada Indonesia.
Seiring pembaharuan bangunan kementerian ini, Prabowo juga disebut-sebut akan membentuk Kementerian Koordinator (Kemenko) Lingkup Infrastruktur. Namun, menurut Nirwono, pembentukan Kemenko Infrastruktur tidak perkara mendesa. Ia justru takut Kemenko baru ini justru melanjutkan birokrasi lalu rantai koordinasi. “Lebih baik pemerintah mempertahankan Kementerian PUPR yang telah ada lalu tinggal menguatkan dukungan, baik pembiayaan maupun kewenangan agar bisa saja bekerja lebih banyak efektif serta efisien,” ungkap Nirwono.
Kalaupun Prabowo betul-betul ingin membentuk Kemenko Infrastruktur, Nirwono menyatakan bahwa lebih lanjut baik meningkatkan kapasitas Kementerian PUPR. Artinya, Kementerian PUPR akan bertanggung jawab terhadap seluruh penyelenggaraan infrastruktur. Ia mengatakan, Direktorat Jenderal yang telah ada, seperti Ditjen Sumber Daya Air, Cipta Karya, kemudian Bina Marga, sanggup diperluas ke bidang pelabuhan, bandara, maupun stasiun kereta api. “Ada juga tugas tambahan untuk revitalisasi sekolah serta peningkatan kelas rumah sakit umum daerah,” kata Nirwono.
Gerak Cepat, Kemenkominfo Blokir Aplikasi Temu
Artikel ini disadur dari Pengamat Sarankan Prabowo Bentuk Kementerian Perkotaan, Perdesaan, dan Perumahan






