
JAKARTA – Daun meniran memiliki prospek untuk meluruhkan batu ginjal berkat sifat diuretik, anti-inflamasi, juga kemampuannya menghambat pembentukan batu ginjal. Namun, efektivitasnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut lanjut untuk melakukan konfirmasi dosis lalu penggunaannya yang dimaksud aman.
Batu ginjal merupakan salah satu permasalahan kondisi tubuh yang tersebut cukup umum terjadi. Kondisi ini terjadi ketika mineral lalu garam menumpuk di ginjal, membentuk kristal yang digunakan bisa jadi menyebabkan rasa sakit pada waktu buang air kecil, nyeri di area punggung, atau bahkan komplikasi yang digunakan lebih tinggi penting apabila tidaklah ditangani.
Salah satu perawatan herbal yang rutin disebut-sebut dapat membantu meluruhkan batu ginjal adalah daun meniran. Daun meniran (Phyllanthus niruri) adalah flora herbal yang tersebut telah dilakukan lama digunakan di terapi tradisional.
Tanaman ini dikenal dengan nama lokal seperti meniran hijau atau chanca piedra di bahasa Inggris, yang mana secara harfiah berarti pemecah batu. Daun meniran mengandung senyawa berpartisipasi seperti lignan, flavonoid, alkaloid, serta tannin, yang diyakini miliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan juga diuretik.
Apakah Daun Meniran Dapat Meluruhkan Batu Ginjal?
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa daun meniran miliki prospek untuk membantu mengatasi batu ginjal. Berikut beberapa mekanisme yang dimaksud diduga menggalang khasiat ini dilansir dari Health, Selasa (10/12/2024).
1. Efek Diuretik
Kandungan senyawa bergerak pada daun meniran dapat merangsang produksi urine, membantu melancarkan aliran urine, lalu mengurangi penumpukan mineral pada ginjal.
2. Mencegah Pembentukan Batu Ginjal
Penelitian menunjukkan bahwa pemekatan daun meniran dapat menghambat kristalisasi mineral yang digunakan menjadi cikal akan batu ginjal.
3. Meluruhkan Batu Ginjal
Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Ethnopharmacology menemukan bahwa daun meniran membantu memecah juga meluruhkan batu ginjal. Senyawa aktifnya bekerja dengan cara melemah ikatan kristal batu ginjal sehingga lebih lanjut mudah mengundurkan diri dari melalui urine.






