
NEW YORK – Setelah Amerika Serikat menaikan tarif impor terhadap kendaraan listrik impor China mulai berlaku, beberapa model akan tetap memperlihatkan lebih tinggi terjangkau dibandingkan mobil Amerika.
Hal ini merupakan pertanda besarnya tantangan yang tersebut dihadapi kebijakan kendaraan listrik di area Amerika Serikat.
Bea masuk 100 persen terhadap kendaraan listrik, diinformasikan pada hari Hari Jumat serta akan mulai berlaku pada 27 September setelahnya peninjauan selama empat tahun berdasarkan apa yang tersebut disebut oleh Kantor Perwakilan Dagang AS. sebagai praktik perdagangan yang dimaksud bukan adil.
KITA. mengimpor beberapa kendaraan listrik dari China, sehingga langkah pemerintah tersebut, yang digunakan merupakan bagian dari kenaikan tarif lebih tinggi luas terhadap barang-barang China, sebagian besar bersifat preventif lalu dimaksudkan untuk memberi waktu bagi sektor Amerika untuk mengejar ketertinggalannya.
“Kebijakan bidang China yang dimaksud berusaha mencapai kendaraan listrik dapat mengancam penanaman modal federal dalam sektor ini,” kata USTR pada pemberitahuan tindakannya seperti dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun Negeri Paman Sam berupaya mempercepat transisi ke kendaraan listrik dengan bantuan pemerintah, China masih menjadi pemimpin di hal produksi dan juga adopsi setelahnya melakukan upaya nasional selama satu dekade.
Kendaraan listrik menyumbang lebih banyak dari 10 persen pemasaran kendaraan dalam AS. pada bulan Juli, namun dalam China, rasionya sekitar 50 persen – jarak jauh di dalam melawan rata-rata global yang dimaksud sekitar 20 persen, menurut perusahaan riset lingkungan ekonomi MarkLines.
KITA. kurangnya infrastruktur dan juga model pengisian daya EV di kisaran biaya bursa massal.
Sementara itu, produsen mobil besar China seperti BYD menggunakan rantai pasokan domestik yang dimaksud luas untuk membantu merekan bersaing di area lingkungan ekonomi yang padat, dengan menawarkan kendaraan listrik dengan tarif di dalam bawah USD25.000.
Di AS, Tesla juga belum pernah mencapai kisaran biaya di tempat bawah USD30.000 kemudian belum ada kendaraan listrik Amerika yang semurah kendaraan bertenaga bensin.






