
LONDON – Seorang pria berbendera Palestina memanjat menara jam Big Ben London pada Hari Sabtu pagi.
Dia masih nangkring dalam bangunan bersejarah Inggris itu setelahnya waktu malam tiba, bahkan pada waktu petugas darurat mendesaknya untuk turun.
Kepolisian setempat menyatakan bahwa merek pertama kali diberitahu tentang aksi pria yang dimaksud tak lama pasca pukul 07.00 GMT.
Pria yang digunakan belum diketahui identitasnya itu sudah pernah menghabiskan hari Hari Sabtu tanpa alas kaki dalam langkan beberapa meter di tempat berhadapan dengan bangunan ikonik tersebut.
Kerumunan orang telah dilakukan menonton dari balik barisan polisi, dengan para pendukung meneriakkan “Bebaskan Palestina” lalu “Anda adalah pahlawan”.
Para negosiator menaiki truk pemadam kebakaran lalu menggunakan megafon untuk berbicara dengan pria itu, tetapi rekaman di tempat media sosial menunjukkan ia berkata: “Saya akan turun dengan cara saya sendiri.”

Foto/PA Media/BBC
Polisi melakukan penutupan area sekitar termasuk Jembatan Westminster juga Gedung Parlemen membatalkan tur.
Wartawan AFP di tempat tempat kejadian sebelumnya menyatakan pria itu tampak berdarah dari kakinya.
“Petugas berada di dalam tempat kejadian dan juga berupaya menyelesaikan insiden dengan aman,” kata kepolisian Metropolitan London untuk AFP, yang mana dilansir Hari Minggu (9/3/2025).
“Mereka dibantu oleh Brigade Pemadam Kebakaran London serta Layanan Ambulans London,” imbuh pihak kepolisian.






