
JAKARTA – Mantan asisten Kanye West , Lauren Pisciotta sudah pernah memproduksi tuduhan baru yang mana mengejutkan. Dia mengklaim bahwa Bianca Censori, istri Kanye West bertindak sebagai ‘koordinator pesta seks’ suaminya.
Pisciotta, yang tersebut menggugat Kanye West melawan pelecehan seksual serta penguntitan selama masa kerjanya pada 2021-22, memperbarui gugatannya pada hari terakhir pekan malam, seperti dikutipkan DailyMail.
Di antara tuduhan yang dimaksud dialamatkan, ia mengungkapkan kantor West diubah menjadi ‘taman bermain seks,’ sementara Censori bertindak sebagai ‘koordinator pesta seks’ kemudian dengan sukarela berpartisipasi di ‘fantasi seksual yang dimaksud menyimpang’ dari sang rapper.
Pisciotta juga mengklaim West pernah mencekiknya pada depan Censori yang tersebut ‘tidak terpengaruh’. West pun membantah gugatan awal Pisciotta, yang dimaksud diajukan pada Juni lalu. West menolak tuduhan yang dimaksud sebagai ‘tidak berdasar’ lalu menuduhnya melakukan pemerasan. Namun, Wwst belum menanggapi gugatan terbaru tersebut.
Klaim baru ini muncul beberapa hari pasca rumor tentang kemungkinan West juga Censori pisah. Pisciotta menuduh di gugatannya bahwa Kanye menggunakan kantor Yeezy sebagai ‘taman bermain seksual’ untuk membuatnya ‘merasa berkuasa kemudian aman.’
Ia mengklaim ‘kamar tidur darurat’—kasur, bantal kemudian selimut di dalam kamar atau lemari pribadi—sering kali disiapkan untuk West.
Gugatan yang dimaksud juga menyatakan bahwa West kerap mengadakan ‘pesta seks’ di dalam hotel-hotel mewah lalu mencoba ‘memperlihatkan’ Pisciotta terhadap mereka.
Gugatan yang disebutkan lebih lanjut lanjut mengklaim bahwa Censori adalah “mantan kontestan dan juga koordinator pesta seks” West.
Gugatan yang dimaksud juga menyatakan bahwa tak lama setelahnya Pisciotta berhenti bekerja untuk West pada November 2022, beliau bertemu dengan West dan juga Censori di dalam sebuah konser Post Malone di tempat California.






