
JAKARTA – Tinder, perangkat lunak kencan omengumumkan rencana untuk meluncurkan lebih tinggi sejumlah fasilitas bertenaga kecerdasan buatan (AI). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah agregat pengguna serta memberikan pengalaman pencocokan yang tersebut lebih tinggi personal juga akurat.
Dalam laporan pendapatan kuartal keempat (Q4), Tinder menyatakan bahwa rekomendasi pencocokan yang mana diberikan oleh Artificial Intelligence akan memungkinkan pengguna menemukan kecocokan yang tersebut lebih besar tepat, tanpa harus menggeser profil secara manual. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pencocokan kemudian mempermudah pengguna pada mencari pasangan.
Meskipun demikian, Gary Swidler, CFO Match Group (induk perusahaan Tinder), menegaskan bahwa ciri pencocokan berbasis Artificial Intelligence ini cuma akan menjadi pelengkap, tidak pengganti dari cara tradisional menggeser profil yang telah menjadi ciri khas Tinder.
“Kami ingin mengamati berbagai orang mencoba layanan ini serta merasakan peningkatan kualitas pencocokan,” kata Swidler, seperti yang dimaksud dilansir oleh TechCrunch.
Dengan penambahan ciri AI, Tinder berharap dapat memberikan pengalaman pencocokan yang tersebut lebih tinggi baik kemudian meningkatkan kualitas interaksi antar pengguna.
Swidler juga menyebutkan bahwa fitur-fitur baru ini diharapkan dapat menarik lebih banyak sejumlah pengguna juga memberikan hasil yang tambahan positif pada pencocokan pasangan.
Selain fasilitas pencocokan yang digunakan lebih besar akurat, Tinder juga meluncurkan Teknologi AI Photo Finder, sebuah teknologi Artificial Intelligence yang membantu pengguna memilih foto profil terbaik untuk meningkatkan daya tarik profil kencan mereka. Fitur ini telah diresmikan pada tahun lalu, namun saat ini diperkuat dengan teknologi Artificial Intelligence terbaru.






