
JAKARTA – BYD Seagull, mobil listrik termurah dari BYD, mengalahkan pelanggan semua mobil di area Tiongkok bulan lalu, bahkan termasuk model berbahan bakar bensin.
Dengan nilai tukar mulai sekitar USD10.000 (sekitar Rp154 juta), lebih tinggi dari 56.000 unit BYD Seagull EV terjual di tempat bulan November saja.
Dengan lonjakan perdagangan tersebut, EV diskon ini merebut kembali gelar kejuaraan mobil terlaris dari Tesla Model Y di area Tiongkok bulan lalu.
Seagull terus menggalakkan rekor pelanggan BYD dengan pelanggan sebanyak 56.156 unit bulan lalu, naik 38% dari November 2023.
Meskipun mobil listrik ekonomis BYD ini adalah kendaraan terlaris pada Tiongkok pada bulan Agustus (40.949 unit), Tesla Model Y mengambil alih sikap yang dimaksud pada bulan September.
Dengan jualan naik 16% dari tahun ke tahun, Tesla Model Y mencatatkan pemasaran bulanan tertinggi pada Tiongkok, dengan 48.202 unit terjual.
Menurut data baru dari Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (melalui CarNewsChina), BYD Seagull EV yang berharga tidak mahal sekali lagi mengalahkan perdagangan semua mobil di tempat bursa asalnya pada bulan November.
Bulan lalu, 56.156 unit Seagull terjual, menempatkan EV ekonomis ini di tempat menghadapi Tesla Model Y, yang tersebut penjualannya turun 11% dari tahun ke tahun menjadi 44.576 unit.
Pabrikan EV terkemuka pada Tiongkok ini meluncurkan Seagull Honor Edition baru pada bulan Maret, dengan tarif mulai semata-mata $9.700 (sekitar Rp149 juta). Harga ini bahkan lebih tinggi terjangkau daripada model sebelumnya sebab BYD ingin melawan mobil berbahan bakar bensin.
Seagull EV tersedia di tiga varian di tempat Tiongkok dengan dua pilihan sel BYD Blade (30,08 kWh atau 38,88 kWh), yang digunakan mampu menempuh jarak hingga 252 mil (405 km) berdasarkan standar CLTC.






