
JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Achmad Fadil Nasution menemukan banyak pebiliar potensial di dalam kompetisi POBSI Pool Men & Women Seri 1 Ibukota Indonesia 2025. Fadil mengatakan, terselenggaranya kejuaraan ini sesuai dengan harapan federasi.
Turnamen POBSI Pool Men & Women Seri 1 Ibukota berlangsung selama lima hari, tepatnya 18 Februari – 22 Februari 2025 dalam Pro Biliard Center (PBC), Kebon Sirih, Ibukota Pusat. Ajang ini melahirkan juara dari dua kategori, yakni kelompok putra serta putri.
Pada kategori putra, Jefry Zen dari kelompok Mantra sukses mengunci gelar kejuaraan juara usai mengalahkan Irwanto (Labewa). Sementara untuk kategori putri, ada Angeline (Carabao) yang digunakan berhasil menjadi juata setelahnya menumbangkan Enjelika (JRX).
Fadil bersyukur kompetisi ini terselenggara dengan lancar tanpa kendala. Menurutnya, event ini sudah ada sesuai harapan dikarenakan merangsang para pebiliar muda unjuk potensinya.
“Alhamdulillah perjalanan 5 hari pertandingan POBSI Men & Women seri pertama tahun 2025 ini berjalan lancar. Tadi juaranya Angeline, adalah atlet senior, serta hal yang digunakan membanggakan bagi kita, ada atlet berusia 21 tahun (Enjelika) dari kelompok JRX,” kata Fadil di dalam PBC, DKI Jakarta Pusat pada Hari Sabtu (22/2/2025).
“Ini sebuah harapan besar bagi kita. Sesuai dengan harapan event ini untuk merangsang seluruh atlet yang mana baru, lalu itu telah dapat kita lihat di dalam event kali ini, khusus untuk kelompok putri. Jadi ini cukup baik sehingga sesuai dengan harapan. Di waktu yang akan datang akan muncul pebiliar-pebiliar handal yang tersebut baru untuk menjuarai, atau paling tidak ada podium pada event resmi PB POBSI,” sambungnya.
Fadil mengatakan, sejumlah sekali atlet-atlet muda yang potensinya muncul pada kompetisi kali ini. Dia berharap, bibit-bibit bakat ini bisa jadi mengalami perkembangan lalu menjadi pebiliar andalan Indonesia di tempat masa depan.
“Oh sangat sejumlah sekali ya peluang baru baik putra maupun putri, namun memang benar mereka masih terganggu pada sesi 16 besar, tetapi ini sebuah harapan besar bagi kita,” tutur Fadil.
“Contohnya, untuk kelompok putra itu sekitar 48 kalo gak salah, itu handicap 4 yang dimaksud turun, ini sebuah berita gembira buat kita bersama, ketika ini secara konsisten terus berjalan, kita harapan cukup tinggi untuk kita melayani pebiliar-pebiliar baru yang tersebut dapat diandalkan di dalam waktu yang tersebut akan datang,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Fadil berharap para pebiliar bukan cepat puas dengan hasil di area pertandingan kali ini. Apalagi, sejumlah kejuaraan dengan skala internasional menanti dalam tahun ini.
“Untuk para juara, jangan cepat berbangga hati, teruslah berlatih. Untuk yang tersebut belum berhasil kali ini, masih sejumlah event dalam waktu yang digunakan akan datang,” tutupnya.






