
LONDON – Pemilik kendaraan listrik di area Queensland, Australia kini bukan diperbolehkan lagi mengemudikan kendaraannya ke Willowbank Raceway Dragstrip.
Operator sirkuit baru sekadar mengumumkan larangan sementara pada semua model EV demi alasan keselamatan jikalau terjadi kecelakaan. Menariknya, kendaraan hybrid tidak ada termasuk di larangan tersebut.
Larangan yang disebutkan berlaku segera sesuai tanggal surat pemberitahuan. Pemilik sirkuit disebut mengacu pada rekomendasi dari Motorsport Australia, NEDRA kemudian berbagai protokol darurat lembaga terkait. Keputusan akhir diambil berdasarkan risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik, bukanlah situasi yang mampu merekan tangani.
Padahal, menurut pemilik sirkuit, risiko yang mana harus ditanggung akibat balapan kemudian tes terkait EV cukup tinggi menjadi alasan dikeluarkannya larangan tersebut.
Di antara alasan-alasan yang tersebut disebutkan di pelarangan yang dimaksud adalah:
Baterai dapat mengeluarkan gas beracun dan juga beracun setelahnya terjadi kecelakaan.
Tim garis depan tiada dapat menjamin apakah api telah terjadi padam sepenuhnya.
Kunci kemungkinan besar tiada terbuka dari luar pasca terjadi kecelakaan.
Jika pengemudi pingsan pasca kecelakaan dan juga sasis masih hidup, keselamatan petugas darurat juga terancam.
Kendaraan listrik memerlukan sistem pencegahan kebakaran khusus yang bukan dimiliki pihak sirkuit.
Ada yang bercanda, pengendara mobil ICE bingung sebab kalah dengan EV dan juga lain sebagainya. Namun ada juga yang dimaksud senang oleh sebab itu bosan menonton drag race EV yang tersebut bentuknya seperti mobil remote control.
Apapun kebijakan yang mana diambil menghadapi dasar keselamatan. Lagipula, saya menggunakan EV akibat ingin menghemat energi. Tidak perlu menggunakannya untuk balap. Ada sirkuit pada Negeri Paman Sam juga Inggris yang mana memberlakukan larangan yang identik sejak tahun lalu.






