
RIYADH – Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi telah lama menyampaikan instruksi di pidato Ramadan tahunan yang dimaksud disiarkan televisi. Dalam instruksi pidatonya, beliau memohon terhadap Allah agar rakyat Palestina dapat hidup aman kemudian tenteram.
Pidato Raja Salman dibacakan oleh Menteri Pengetahuan Salman bin Yousef Al-Dosari.
“Kami memohon terhadap Allah SWT agar senantiasa menjaga keamanan kemudian keselamatan bagi kami, agar semua negara dapat menikmati kedamaian juga keamanan, juga agar saudara-saudara kami dalam Palestina dapat hidup dengan aman serta tenteram, juga agar Allah SWT melindungi negara kami, bangsa Muslim, kemudian seluruh dunia,” bunyi pidato tersebut, yang digunakan disitir dari Middle East Monitor, Hari Sabtu (1/3/2025).
Raja Arab Saudi yang dimaksud mengucapkan selamat terhadap warga negara serta penduduk kerajaan menghadapi dimulainya bulan suci Ramadan, memohon terhadap Allah agar puasa dia berjalan lancar.
“Bulan Ramadan adalah musim yang mana penuh berkah, pada mana rahmat Allah melimpah, pahala berlipat ganda, juga dosa-dosa diampuni,” lanjut pidato Raja Salman.
Dia mengupayakan umat Islam untuk memanfaatkan kesempatan Ramadan untuk menguatkan keimanan juga ketakwaan mereka.
Pidato Raja Salman disampaikan ketika rakyat Palestina hidup sengsara di dalam Wilayah Gaza akibat konflik brutal negeri Israel melawan Hamas. Perang yang mana dimulai sejak 7 Oktober 2023 itu sedang mereda dengan kesepakatan gencatan senjata tahap pertama.
Hingga pada masa kini sudah ada 48.388 warga Palestina meninggal akibat peperangan brutal negeri Israel pada Gaza. Sebanyak 111.803 warga terluka juga sekitar 11.000 lainnya hilang.






