
JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya terobosan perubahan wilayah di membantu perkembangan ekonomi berkelanjutan.
Inovasi tempat bukanlah cuma menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing daerah, tapi juga memainkan peran penting pada menciptakan harmoni antara keperluan penyelenggaraan perekonomian serta pelestarian lingkungan.
Menurutnya, perubahan juga dapat menjadi terobosan bagi pemerintah area (Pemda) untuk memanfaatkan prospek yang belum tergarap secara maksimal. Misalnya, menyokong pertumbuhan perekonomian hijau juga biru yang tersebut berkelanjutan melalui langkah inovatif.
“Dalam upaya menghadirkan pengembangan yang digunakan tepat, pemerintah perlu berinisiatif meletakkan juga menggali semua peluang yang mana belum dimanfaatkan dengan memaksimalkan semua prospek yang digunakan ada di tempat area masing-masing,” kata Ribka Haluk ketika memberikan sambutan pada kompetisi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 di dalam Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur, dikutipkan Hari Jumat (6/12/2024).
Namun Wamendagri mengingatkan pengembangan wilayah harus sejalan dengan kegiatan kerja Presiden Prabowo Subianto dan juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hal ini khususnya pada memperkuat penguatan sistem pertahanan kemudian kemandirian bangsa. Rencana seperti pengelolaan energi terbarukan, pengembangan dunia usaha kreatif, juga penguatan ekonomi hijau juga biru menjadi landasan penting di mewujudkan konstruksi yang tersebut berkelanjutan.
Selain itu, Ribka mengatakan, pengembangan pelayanan umum juga perlu menjadi prioritas daerah. Hal ini mengingat semakin meningkatnya keperluan rakyat terhadap pelayanan masyarakat yang dimaksud lebih lanjut murah, pintar, lalu mudah diakses.
Sejalan dengan itu, IGA sebagai event apresiasi tahunan bagi area terinovatif diharapkan dapat memacu semangat untuk meningkatkan perubahan di area berbagai bidang.
“Besar harapan kami untuk area terinovatif untuk dapat menginspirasi wilayah lain di memacu dan juga membentuk pembaharuan guna meningkatkan daya saing, kesejahteraan, serta juga kemajuan bangsa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga menekankan pentingnya peran publik di memberikan penilaian objektif terhadap pembaharuan yang tersebut dihasilkan oleh Pemda. Menurutnya, penduduk miliki hak untuk menilai perubahan yang tersebut diterapkan daerah.
“Jadi penduduk juga punya hak untuk juga memberikan penilaian pada perubahan yang dimaksud dihasilkan oleh pemerintah,” tandasnya.






