
JAKARTA – Nikita Mirzani ditetapkan sebagai terperiksa dengan satu orang lainnya berinisial IM terkait persoalan hukum dugaan pengancaman juga pemerasan yang digunakan dilaporkan oleh dokter Reza Gladys. Keluarga Vadel Badjideh yang dimaksud sekarang ini sedang berseteru dengan Nikita pun bereaksi menghadapi penetapan terperiksa tersebut.
Namun, ayah serta kedua kakak kandung Vadel Badjideh, Umar Badjideh, Martin dan juga Bintang tidak ada ingin banyak berkomentar tindakan hukum Nikita Mirzani . Mereka belaka ingin fokus mengawal perkara yang mana menimpa Vadel. Hal ini disampaikan pada waktu menjenguk Vadel di dalam Polres DKI Jakarta Selatan, belum lama ini.
“Itu tanggapannya, ikutin aja prosesnya gimana, kita lagi fokus sejenis Vadel pada sini,” kata Umar Badjideh di area Polres Metro DKI Jakarta Selatan.
Keluarga Badjideh juga tak ingin terlalu sesumbar untuk menyimpulkan bahwa apa yang dimaksud terjadi pada Nikita Mirzani merupakan karma lantaran sudah pernah menjebloskan Vadel Badjideh ke penjara berhadapan dengan perkara dugaan persetubuhan dan juga aborsi yang digunakan dilaporkannya.
“Aduh, gak mampu gitu ngomongnya (karma). Kita kan tidak orang alim, dapat tahu itu karma atau enggak. Enggak bisa saja lah kita judge,” ujar Martin Badjideh.
Umar menyampaikan bahwa keluarganya tak ingin terlibat campur dengan persoalan hukum hukum orang lain, termasuk memberikan opininya terkait persoalan hukum tersebut.
“Biarin, itu urusan merek ya. Kalau orang lain bilang karma, ya mungkin saja itu mampu juga, tapi kita enggak tahu,” timpal Umar Badjideh.
Sementara, Bintang kembali menegaskan bahwa beliau dan juga keluarga pada waktu ini tak ingin dipusingkan dengan hal lain selain urusan Vadel.
“Ya sudah ada ikutin prosesnya aja, kalau misalkan itu bersalah atau gimana, ya sudah. Kita pada di sini fokusnya untuk mensupport Vadel,” ucap Bintang Badjideh.






