
JAKARTA – Dokter Richard Lee merayakan Lebaran untuk pertama kalinya sebagai individu mualaf . Dalam momen spesial tersebut, ia tak sendiri. Sang istri, Reni Effendi yang digunakan belum memeluk agama Islam setia menemani, memperlihatkan kebersamaan serta toleransi yang tersebut hangat pada rumah tangga mereka.
Melalui Instagram pribadinya, Richard Lee mengunggah momen ketika ia juga sang istri menikmati hidangan khas Lebaran bersama. Di balik suasana yang dimaksud hangat itu, tersimpan refleksi mendalam dari perjalanan hidup yang mana tak terus-menerus mudah.
“Tahun ini bukanlah tahun yang mudah. Ada luka yang digunakan tak terlihat, ada air mata yang ditahan di diam,” kata Richard Lee disitir dari Instagram @dr.richard_lee, hari terakhir pekan (4/4/2025).
Dokter kecantikan itu mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi salah satu masa tersulit pada hidupnya. Ia mengaku harus bertahan di dalam sedang hujatan serta kesalahpahaman yang tersebut terus menghampiri, meskipun niat baik telah terjadi ia upayakan.

Foto/Instagram @dr.richard_lee
“Ada perjuangan untuk masih berdiri tegak meskipun dihujat, meskipun dijatuhkan, walaupun niat baik disalahpahami,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan kesadarannya bahwa dirinya sangat jauh dari kata sempurna. Namun, melalui berbagai ujian yang dihadapinya, ia belajar untuk terus memperbaiki diri, jujur pada hati, serta belajar untuk memaafkan, bahkan ketika maaf tak pernah diminta.
“Saya mungkin saja tidak manusia sempurna. Tapi saya terus belajar untuk jujur, untuk bertahan, juga untuk memaafkan, Bahkan ketika tak ada permintaan maaf,” ujarnya.
“Karena hidup tidak tentang siapa yang tersebut paling benar, tapi siapa yang masih memilih untuk tidak ada menyakiti,” lanjutnya.






