
JAKARTA – Pangeran Harry serta Meghan Markle nampaknya harus bersiap menghadapi segara risiko terkait dengan kemenangan Donald Trump pada Pilpres Amerika Serikat.
Pasalnya, Donald Trump sudah mengisyaratkan bahwa beliau bukan akan bersikap lunak terhadap Pangeran Harry juga Meghan Markle, jikalau kembali ke Gedung Putih. Dikutip Mirror, Donald Trump pun diperkirakan akan menepati salah satu sumpahnya terhadap Pangeran Harry serta Meghan Markle.
Trump menyampaikan peringatan bahwa beliau akan mengambil ‘tindakan yang digunakan tepat’ terhadap Duke dan juga Duchess of Sussex – yang mana berpotensi memproduksi dia diusir dari Amerika Serikat sepenuhnya. Jika ini masalahnya, maka diyakini pasangan itu dapat miliki ‘rencana cadangan’, dengan persiapan yang sudah ada dilaksanakan jikalau hal terburuk terjadi.
Sebelumnya, anggota Partai Republik itu mendiskusikan beberapa bagian di memoar terlaris Pangeran Harry, Spare, yang memperlihatkan Duke of Sussex merinci pengalamannya dengan obat-obatan psikedelik – yang tersebut dapat merusak visanya.
Dalam satu bagian yang berkesan, Harry, menceritakan pengalamannya dengan jamur ajaib pada sebuah pesta Hollywood.
“Saya menatap tempat sampah itu. Tempat sampah itu balas menatap. ‘Apa-menatap? ‘ Kemudian berubah menjadi… kepala. Saya menginjak pedal dan juga kepala itu membuka mulutnya. Senyum lebar,” tulis Harry.
Keterusterangan yang jarang terlihat pada antara anggota keluarga Kerajaan, ayah dua anak itu juga mengakui bahwa, kokain ‘tidak berpengaruh apa pun’ padanya. “Ganja berbeda, itu benar-benar membantu saya,” tulisnya.
Para pembaca terpesona oleh pandangan tanpa batasan tentang hidup Harry di tempat luar tugas-tugas kerajaannya, tetapi Presiden Trump yang mana sebelumnya dimakzulkan jelas kurang terkesan.
Pakar kerajaan Hugo Vickers menyatakan terhadap The Sun tak terkejut apabila Pangeran Harry juga Meghan Markle akan meninggalkan Amerika.






