
Tyson Fury serta Wladimir Klitschko bersiap untuk pertarungan ulang ‘impian’ pada upaya memecahkan rekor tinju kelas berat. Wladimir Klitschko bersiap untuk melakukan pertarungan ulang yang mana menakjubkan melawan Tyson Fury di upaya untuk menghasilkan sejarah tinju.
Petinju hebat selama tanah Ukraina ini dikalahkan oleh Fury pada sebuah kejutan yang mana terkenal di tempat tahun 2015, sebelum pensiun dua tahun kemudian setelahnya kalah dari Anthony Joshua. Namun Klitschko telah dilakukan dikaitkan dengan sebuah comeback, yang dimaksud terbaru adalah untuk menantang juara IBF, Daniel Dubois.
Sekarang supremo tinju Arab Saudi, Turki Alalshikh, merencanakan pertandingan ulang yang luar biasa antara Klitschko, 48 tahun, juga Fury, 36 tahun. Hal itu tergantung pada apakah Fury mengalahkan Oleksandr Usyk pada pertandingan ulang dia pada 21 Desember untuk bersaing untuk penghargaan juara dunia WBC, WBA kemudian WBO.
Kemenangan akan memberikan Klitschko kesempatan untuk memecahkan rekor juara kelas berat tertua yang tersebut dipegang oleh George Foreman, yang berusia 46 tahun. Alalshikh mengungkapkan di acara Ariel X Ade Show: “Hasil Tyson vs [Oleksandr] Usyk, banyak orang yang menantikannya.
Salah satunya adalah Dubois. Yang lainnya adalah Joshua. Pada pada waktu yang tersebut sama, ada orang ketiga.”
“Saya bermimpi meninjau pertarungan ini untuk memberikan kesempatan apabila ia menerima untuk memberikan Klitschko untuk kembali menjadi juara kelas berat tertua yang mana pernah ada.”
“Untuk memberinya kesempatan. Ini adalah sempurna. Tentu saja, beliau tidak ada akan melawan Usyk apabila beliau menang akibat merek adalah dua pahlawan dari negara Ukraina yang tak akan bertarung satu sejenis lain.”






