
Duel ulang Devin Haney vs Ryan Garcia yang terbesar yang tersebut akan menghibur jagat tinju. Devin Haney mengungkapkan bahwa pertandingan ulang antara dirinya lalu Ryan Garcia adalah pertarungan terbesar di dunia tinju.
Dia ingin hal itu terjadi pada tahun 2025, asalkan di dalam “lapangan yang mana seimbang.” Haney-Garcia adalah pertarungan besar, namun tentu semata bukanlah yang mana “terbesar” pada olahraga ini, sebab pertarungan mereka sebelumnya bukan seimbang. Ryan menghajar Haney dengan keras, menjatuhkannya ke berhadapan dengan kanvas sebanyak tiga kali.
Devin terlihat seperti manusia yoyo, dengan total pukulannya yang tersebut mencapai enam kali, bukanlah hanya sekali tiga kali. Wasit memberikan Haney sebuah kesempatan dengan menganggap tiga knockdown tambahan sebagai slip pada waktu ia terus terjungkal ke menghadapi kanvas setelahnya diserang dengan keras oleh Garcia pada ronde ketujuh.
Mantan juara dunia dua divisi, Haney hari ini berada di dalam London untuk bertemu dengan Turki Al-Shiekh untuk mengawasi apakah ia miliki penawaran yang digunakan lebih banyak baik dari yang dimaksud ia terima dari BLK Prime untuk bertarung dalam jaringan mereka pada bulan Maret. Jika tawaran Turki tiada lebih banyak baik dari BLK Prime, maka bukan jelas apakah Haney akan terus mencari lawan.
Haney (31-0, 15 KO) masih menyalahkan kekalahannya melawan Ryan bulan April lalu, sebab ia menggunakan Ostarine di tubuhnya. Para penggemar tak mempercayai hal itu, namun Haney menyebutkan hal itu daripada mengakui kekalahannya. Itu akan lebih tinggi baik bagi Devin.
Tetap saja, itu akan menjadi pil pahit baginya untuk menelan pil pahit untuk secara terbuka mengakui bahwa Garcia (24-1, 20 KO) terlalu kuat lalu berbakat baginya untuk tetap saja berdiri pada pertarungan merek pada tanggal 20 April di tempat Barclays Center, Brooklyn, New York. ”Pertarungan terbesar,” kata Devin Haney terhadap Boxing News, berbicara tentang pertarungan ulang antara dirinya lalu Ryan Garcia sebagai pertarungan ‘terbesar’ di olahraga ini.
“Dia harus bersih. Itulah satu-satunya cara agar pertarungan ulang dapat terjadi, namun itu adalah pertarungan yang digunakan ingin saya lakukan pada tahun 2025. Mungkin kami dapat mewujudkannya, namun saya hanya sekali ingin berada dalam arena yang tersebut seimbang.”
“Saya berada di area di tempat ini untuk bertemu dengan Yang Mulia Turki Al-Shiekh untuk mencoba mewujudkan sebuah kesepakatan. Jika tidak, saya miliki kesepakatan dengan BLK Prime, yang digunakan bersedia memberikan apa yang tersebut saya inginkan. Kita bisa saja pergi ke sana. Saya berada di area di sini akibat suatu alasan, juga kita mampu mewujudkannya,” kata Haney.






