
WAHYU BUDI SANTOSO – IVECO dengan Chakra Jawara,mengumumkan komitmen sama-sama di menghadirkan inovasi yang digunakan berkelanjutan di area sektor transportasi Indonesia. Hal ini menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju pengembangan transportasi.
Sebagai perusahaan yang dimaksud terus berkembang, Iveco miliki strategi yang dimaksud berfokus terhadap 4 pilar utama untuk menjamin keselamatan dan juga efisiensi bagi pelanggannya, yaitu Servitization, InnovAction, Multi-Energy, lalu Partner Ecosystem. Khusus untuk pilar terakhir, mereka itu menggandeng Chakra Jawara sebagai distributor resmi pada Indonesia.
Saat ini Chakra Jawara memiliki 8 kantor cabang di dalam 16 lokasi pendukung yang dimaksud didukung oleh 250 teknisi, 3 bengkel rekondisi, 3 pusat pelatihan, layanan servis keliling, kegiatan rekondisi truk, acara penggantian komponen, dan juga layanan kontrak untuk pelanggan armada.
Semua ‘modal’ yang dimiliki dalam diharapkan bisa saja memberikan solusi yang bernilai tambah bagi pelanggan, tiada belaka melalui segi produk, tetapi juga layanan pendukung.
“Indonesia adalah lingkungan ekonomi utama bagi kami, kemudian kami berharap dapat meningkatkan kekuatan diperkenalkan IVECO di dalam bursa ini di waktu dekat. Kami berikrar untuk menyediakan produk-produk terbaik bagi pelanggan kami dengan menghadirkan teknologi truk terbaru yang mana sangat berfokus pada kinerja serta keandalan,” ungkap Chief Representative Iveco, Rama Widodo, pada keterangan persnya Selasa (14/11/2024).
Selain itu, perusahaan kendaraan dengan syarat Italia yang dimaksud kembali memperkenalkan truk heavy off-road Iveco T-Way. GM Commercial & SCM PT Chakra Jawara, Antonius Yogi Aditya, menjelaskan peluncuran T-Way untuk meneruskan warisan kekokohan juga keandalan dari jajaran kendaraan off-road mereka.
“Kendaraan T-Way ini menghadirkan solusi teknologi mutakhir untuk melampaui ekspektasi pada hal produktivitas, kapasitas muatan, keselamatan, lalu kenyamanan pengemudi. Karakteristik kekuatan ekstrim, performa tinggi, lalu keandalan dari T-Way ini diekspresikan melalui tema kampanye peluncuran ‘TREAT IT BAD’,” ujar Antonius.






