
Timnas Indonesia U-17 berhasil meraih hasil positif pada laga pembuka Piala Asia U-17 2025 dengan mengalahkan Korea Selatan U-17, dengan skor satu-nol di area Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, hari terakhir pekan (4/4/2025) di malam hari WIB. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Garuda Muda pada mengarungi ketatnya persaingan pada Grup C.
Menghadapi kelompok yang dimaksud diunggulkan seperti Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 menunjukkan semangat juang yang tersebut tinggi kemudian pertahanan yang tersebut solid sepanjang 90 menit pertandingan. Sejak awal fase pertama, Korea Selatan memang sebenarnya mendominasi penguasaan bola dengan persentase 65 persen berbanding 35 persen lalu berupaya menekan lini pertahanan Skuad Garuda Muda.
Namun, barisan belakang yang digunakan dikomandoi I Putu Panji tampil disiplin kemudian mampu mematahkan berbagai serangan yang tersebut dilancarkan para pemain muda Taeguk Warriors. Kiper Indonesia juga tampil sigap pada mengamankan gawang dari ancaman. Tercatat, ada 10 tendangan serta dua di area antaranya nyaris menggetarkan gawang Garuda Muda.
Meskipun lebih tinggi berbagai bertahan, Timnas Indonesia U-17 tiada sepenuhnya tanpa peluang. Mengandalkan kecepatan Zahaby Gholy dari sayap, beberapa kali serangan balik cepat berhasil merepotkan pertahanan Korea Selatan.
Peluang emas sempat tercipta dalam fase pertama ketika Mierza berhasil lolos dari jebakan offside kemudian berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Sayang, sepakannya masih belum mampu berbuah gol.
Memasuki sesi kedua, tempo permainan tetap saja tinggi. Korea Selatan terus berupaya mencari gol pembuka, namun rapatnya pertahanan Timnas Indonesia U-17 menyebabkan merek frustrasi.
Sementara itu, Evandra Florasta lalu Nazriel Alfaro bekerja keras di area lini sedang untuk memutus serangan lawan serta mencoba mendirikan serangan balik. Pelatih Nova Arianto melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kesegaran regu serta mencoba menambah daya gedor di dalam lini depan.
Di pengujung laga, Timnas Indonesia U-17 mendapat prospek emas pasca tendangan pemain Garuda Muda mengenai tangan pemain bertahan Korea Selatan. Wasit pun segera menunjuk titik putih.
Evandra yang dimaksud menjadi algojo sempat gagal mengeksekusi penalti. Namun bola yang dimaksud segera disambar lagi oleh pemain bernomor punggung 6 lalu menimbulkan skor berubah menjadi 1-0.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor satu-nol untuk kemenangan Timnas Indonesia U-17 tak berubah. Meraih tiga poin di area laga perdana melawan kelompok sekuat Korea Selatan tentu menjadi suntikan motivasi yang mana besar untuk pertandingan selanjutnya.
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Yaman pada Awal Minggu (7/4/2025), dan juga kemudian bertemu dengan Afganistan pada hari terakhir pekan (11/4/2025). Dengan semangat lalu kerja keras yang dimaksud telah lama ditunjukkan di area laga ini, diharapkan Garuda Muda mampu meraih hasil yang mana tambahan baik dalam pertandingan-pertandingan berikutnya demi mengamankan tiket lolos dari fase grup.






