
SEOUL – Perkembangan kendaraan listrik (EV) perlu mengimbangi teknologi serta metode pemadaman kebakaran. Bukan hanya saja tanggung jawab pemerintah tapi juga produsen otomotif.
Hyundai Motor Group (HMG) baru-baru ini mengumumkan kolaborasi dengan Departemen Pemadam Kebakaran Nasional Korea di langkah-langkah keselamatan kebakaran kendaraan listrik.
Seperti dilansir dari SCMP, HMG telah lama melaksanakan berbagai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan untuk keselamatan masyarakat.
Mereka juga mencari metode praktis untuk menetapkan langkah-langkah keselamatan kebakaran yang tersebut lebih lanjut dengan segera dan juga efektif pasca kecelakaan kebakaran kendaraan listrik baru-baru ini.
Setelah itu, HMG mengadakan diskusi mendalam dengan pemadam kebakaran berdasarkan rekomendasi Kementerian Perdagangan, Industri, juga Tenaga Korea.
Hasilnya, tercapai kesepakatan bahwa bantuan peralatan pemadam kebakaran canggih merupakan prioritas untuk respons cepat terhadap kebakaran kendaraan listrik.
HMG lalu pemadam kebakaran akan bekerja sejenis mengembangkan robot pemadam kebakaran otonom (robot tak berawak) untuk memadamkan api dalam tempat parkir bawah tanah.
Masing-masing dari empat pasukan penyelamat khusus di tempat Markas Pusat 119 akan menerima robot yang dimaksud pada tahun 2025 untuk digunakan pada tempat parkir yang digunakan sulit dimasuki petugas pemadam kebakaran.
Robot ini dikembangkan berdasarkan kendaraan otonom serba guna dari Hyundai Rotem.






