
Penggemar sepak bola pada Tanah Air kelihatannya telah tak bisa jadi menahan kekecewaannya usai Timnas Indonesia U-20 tersingkir pada Piala Asia U-20 2025. Bahkan ada desakan dari penggemar yang digunakan memohon PSSI untuk menghentikan ahli Indra Sjafri tersebut?
Emang berani PSSI pecat Indra Sjafri? Pertanyaan itulah yang sekarang ini mulai banyak dibicarakan. Bahkan ada tudingan yang menyampaikan jikalau Indra Sjafri merupakan titipan mafia bola.
“Emang berani si Erick pecat pak kumis? Kan kekuasaan tertinggi dalam PSSI dipegang tiada lain kemudian tiada tidak dipegang oleh mafia bola indo kemudian pak kumis kan kemungkinan besar titipan mereka makanya sejelek apapun hasilnya posisinya gak tergoyahkan,” tulis Rajasa (@rasyidrajasam).

“Seekor gajah tidaklah perlu menjelaskan seberapa besar dia. Namun seekor keledai tetap memperlihatkan seekor keledai walaupun memakai mahkota! #TimnasDay Jika Pelatih Sjafriola tdk dipecat maka @erickthohir kemudian @PSSI punya standar ganda thdp STY!,” timpal Pejuang Nasi Bungkus (@quintta1217).
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait kegagalan Indra Sjafri merealisasikan target PSSI di tempat Piala Asia U-20. Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya menulis bahwa ini merupakan sebuah pelajaran berharga.
“Sebuah pelajaran berharga untuk Timnaas U-20 dari juara bertahan Piaal Asia U-20, Uzbekistan. Sempat bangkit ketika Jens Raven mencetak gol penyeimbang, namun Timnas U-20 harus mengakui keunggulan Uzbekistan pada akhir laga dengan skor 3-1,” tulis Erick Thohir.
Meskipun Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dalam Piala Asia U-20 2025, namun Ketum PSSI memverifikasi akan datang terus melanjutkan inisiatif Skuad Garuda Muda. Hal ini diadakan guna menjaga regenerasi pemain untuk diproyeksikan ke level senior.
“Program Timnas U-20 ini akan terus dijaga lalu dilanjutkan untuk menjaga regenerasi Timnas Senior,” beber Erick Thohir.






