
RIYADH – Pertarungan tinju kelas berat ringan (light-heavyweight) antara Ben Whittaker lawan Liam Cameron terpaksa dibatalkan pada ronde ke-5 setelahnya terjadi insiden aneh yang menyebabkan kedua petinju jatuh ke luar ring.
Duel yang dimaksud diselenggarakan sebelum pertandingan utama antara Artur Beterbiev juga Dmitry Bivol di dalam Riyadh, Arab Saudi, Hari Sabtu (12/0/2024) terpaksa dihentikan lantaran kedua petinju mengalami cedera serius.
Ben Whittaker, petinju muda Inggris yang terkenal sebab kejenakaannya kemudian flamboyan, meninggalkan ring dengan menggunakan kursi roda setelahnya jatuh dari ke luar ring secara dramatis.
Liam Cameron mampu berdiri pasca terjatuh, tetapi Whittaker tetap saja terbaring dan juga jelas merasa tidaklah nyaman. Petarung berusia 27 tahun itu membutuhkan perawatan beberapa menit untuk cedera pergelangan kaki.
Whittaker difavoritkan menang menjauhi pertarungan, tapi insiden aneh di dalam ronde ke-5 menghasilkan pertarungan dihentikan dengan cara yang tiada biasa. Whittaker tidaklah dapat melanjutkan pertandingan setelahnya tergelincir dari tali ring lalu mengalami cedera.
Insiden yang terjadi pada ronde ke-5 ini berawal ketika kedua petinju tampak siap untuk saling berhadapan di tempat clinch. Namun, kedua petinju secara tiba-tiba terlempar dari tali ring kemudian jatuh ke tepi kanvas pada luar ring.
Whittaker akhirnya dibantu kembali ke sudutnya, sementara Cameron menari-nari dalam sedang ring dengan kesan telah dilakukan meraih kemenangan pertarungan. Namun, pertarungan itu masuk ke kartu skor juri alih-alih dinyatakan sebagai no contest, dengan wasit Victor Loughlin menilai bahwa itu adalah ‘cedera yang tidak ada disengaja’.
Hasil itu dinyatakan sebagai technical split draw, menghasilkan Cameron marah besar pada waktu meninggalkan dari ring. Sementara itu, Whittaker dikawal meninggalkan arena dengan kursi roda dengan pergelangan kaki kirinya terentang.






