
KABAR buruk datang dari bek Timnas Indonesia , Justin Hubner. Sebab, pemain berusia 21 tahun itu mengalami cedera kepala sampai gegar otak kemudian kemungkinan akan datang menepi selama kurang lebih banyak satu bulan.
Hubner akhirnya kembali mendapatkan kesempatan Wolverhampton Wanderers U-21 pada akhir pekan lalu ketika menggasak Aston Villa U-21 dengan skor 4-0. Tepatnya pada Hari Sabtu (14/12/2024) dalam Kejuaraan 2 Inggris 2024/2025.
Saat itu, Hubner bermain sebagai starter juga nyaris tampil 90 menit penuh sebagai bek kiri. Hanya saja, ia tak bisa jadi main sampai akhir dikarenakan sempat mengalami benturan keras hingga dapat perawatan cukup lama.
Hubner kemudian ditandu ke ruang ganti. Setelah itu tak ada kabar identik sekali persoalan kondisinya. Sampai akhirnya, Hubner mengungkapkan bahwa dirinya mengalami gegar otak kemudian harus absen selama empat pekan.
“Untuk semua yang tersebut bertanya kapan saya kembali, saya mungkin saja akan absen selama empat minggu. Saya mengalami gegar otak juga perlu banyak istirahat. Saya akan kembali,” kata Justin Hubner melalui unggahan Instagram Story eksklusif pribadinya, disitir Kamis (19/12/2024).
Cedera parah ini jelas jadi kabar buruk tidak hanya saja untuk Hubner, tapi juga untuk Timnas Indonesia. Dengan begitu, bek berusia 21 tahun ini dipastikan tak sanggup meningkatkan kekuatan skuad Garuda pada waktu dekat.
Untuk diketahui, sebelumnya nama Hubner dikaitkan akan datang bergabung dengan Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2024. PSSI sendiri juga diketahui terus mengomunikasikan dengan klubnya agar ingin melepas sang pemain jikalau Skuad Garuda lolos ke semifinal.
Timnas Indonesia pada waktu ini sedang bersiap untuk menatap laga pamungkas kontra Filipina pada matchday terakhir Grup B Piala AFF 2024. Laga yang disebutkan akan dijalankan di tempat Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah pada Hari Sabtu (21/12/2024) mendatang.
Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan di dalam laga yang disebutkan apabila ingin merebut tiket lolos ke semifinal. Sebab Skuad Garuda ketika ini ada di dalam sikap kedua klasemen grup B dengan empat angka. Perolehan nilai Garuda identik seperti Myanmar yang ada di area tempat tiga.






