
JAKARTA – Rencana pemakaman abu Barbie Hsu menggunakan metode tree burial atau pemakaman dalam bawah pohon mengalami penundaan. Keputusan ini diambil pasca suaminya, DJ Koo, mengusulkan alternatif lain yang digunakan lebih banyak sesuai dengan keinginannya untuk tetap saja dekat dengan mendiang istrinya.
Sebelumnya, pemakaman dijadwalkan berlangsung di waktu dekat, pada mana abu jenazah Barbie Hsu akan diletakkan di tempat bawah pohon pada kantong yang dapat terurai secara hayati. Namun, DJ Koo menyatakan keberatan terhadap rencana ini dikarenakan ia menginginkan lokasi yang mana bisa jadi dikunjungi kapan saja.
“Saya masih berharap ada tempat pribadi pada mana saya dapat mengunjungi Barbie kapan cuma juga tetap saja merasa dekat dengannya,” kata DJ Koo terhadap Next Apple dilansir dari Vnexpress, Akhir Pekan (23/2/2025).
“Setelah berdiskusi dengan keluarga, kami memutuskan untuk mempertimbangkan kembali lokasi pemakaman yang digunakan lebih besar sesuai,” sambungnya.

Foto/KBIZoom
Saat ini, keluarga Barbie masih mendiskusikan opsi terbaik untuk tempat peristirahatan terakhir artis Taiwan tersebut. Mereka berupaya mencari lokasi yang damai juga lebih banyak pribadi, pada mana keluarga dan juga orang-orang terdekat mampu datang untuk mengenangnya.
Sebelumnya, adik pemeran Shancai itu, Dee Hsu, mengungkapkan bahwa tindakan awal untuk melakukan pemakaman tree burial didasarkan pada keinginan Barbie sendiri.
“Saat makan di malam hari keluarga, kami kerap berbicara tentang keberadaan serta kematian. Saya ingat saudara perempuan saya pernah berkata bahwa jikalau beliau meninggal, beliau ingin dikubur dalam bawah pohon akibat ramah lingkungan,” kenang Dee.
Karena alasan itulah, keluarga sempat menjalani proses perizinan dengan otoritas setempat untuk mewujudkan keinginan bintang Meteor Garden tersebut. Namun, dengan adanya pertimbangan baru dari DJ Koo, dia sekarang ini mencari opsi lain yang mana tetap saja menghormati keinginan sang artis tetapi juga memungkinkan tempat yang mana lebih banyak mudah diakses untuk keluarga.






