
Jakarta – Proyek Manajer Penggalangan Support Publik Tanah Air Corruption Watch (ICW), Sigit Wijaya, mengungkapkan hasil transaksi jual beli kaos “Korban Mulyono” menembus bilangan bulat Rupiah 52 juta. Total penghasilan ini didapatkan dari transaksi jual beli 475 kaos dengan harga jual per kaos dipatok Simbol Rupiah 110 ribu.
“Kaosnya kami jual di dalam biaya Simbol Rupiah 110 ribu. Total perdagangan kalo dijumlah kira-kira Simbol Rupiah 52 jt lalu kami cuma ambil untung Simbol Rupiah 30 ribu per kaos,” ucapnya untuk Tempo, Rabu, 09 Oktober 2024.
Sigit mengaku kaget dengan hitungan tersebut. Ia tiada menyangka animo lalu dukungan dari penduduk bisa saja sampai sebesar ini. Ia bahkan menyebut, ada kemungkinan perdagangan kaos mencapai 500 pieces akibat ia masih belum mengecek data pesanan terbaru.
“Respon rakyat cukup mengagetkan. Kami gak terbayang akan berjumlah ini pesanannya,” kata Sigit.
ICW, kata Sigit, hanya sekali mengambil untung Mata Uang Rupiah 30 ribu per kaos yang tersebut dijual. Jika ditotal, keuntungan yang dimaksud mencapai sekitar Mata Uang Rupiah 14,25 juta. Kelebihan yang dimaksud nantinya akan dipakai untuk membiayai aksi antikorupsi, seperti melakukan forum-forum yang mana dapat memulai pembangunan kesadaran kritis masyarakat.
Dengan adanya hal ini, Sigit berharap dukungan komunitas dapat terus mengalir lalu menguat. Tidak terbatas dengan membeli kaos saja, tetapi menggalakkan semakin berbagai terbentuknya aksi-aksi nir-kekerasan di bentuk lain yang dimaksud dibangun oleh warga.
Dengan meningkatnya dukungan warga terhadap pengawasan jalannya pemerintahan, menurut Sigit, hal ini tentu akan memperbesar tekanan terhadap pemerintah untuk berubah, sehingga bisa saja berkaca diri.
“Makin sejumlah warga yang digunakan bergerak dengan untuk mengawasi jalannya pemerintahan, khususnya untuk mengawasi pemerintahan yang digunakan baru,” ujarnya.
Sebelumnya ICW diketahui memproduksi kaos dengan desain bertuliskan “Korban Mulyono”. Kaos ini disebut-sebut merupakan sindiran balik terhadap kaos yang digunakan digunakan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, yang menggunakan kaos “Putra Mulyono” saat blusukan. Mulyono dikabarkan adalah nama kecil Jokowi.
Rachel Farahdiba Regar bergabung berkontribusi di penulisan artikel ini
Artikel ini disadur dari Jelang Jokowi Pensiun, Penjualan Kaos Korban Mulyono Tembus Rp 52 Juta






