
Liverpool semakin kokoh di area puncak klasemen Kompetisi Inggris 2024/2025 setelahnya mengalahkan Southampton dengan skor 3-2 pada Stadion St Mary’s, Hari Minggu (24/11/2024) di malam hari WIB. Kejayaan ini menimbulkan The Reds mengakumulasi 31 poin pada 12 pertandingan yang mana telah dimainkan.
Sepanjang 45 menit pertama, Liverpool tampil cukup dominan. Tim tamu mampu melegakan 11 tendangan dan juga tujuh tendangan mengancam gawang Southampton.
Namun gol pembuka Liverpool baru tercipta di tempat menit 30 melalui tendangan Dominik Szoboszlai usai memanfaatkan kesalahan yang mana diadakan pemain lawan. Statistik mengumumkan apabila The Reds tidak ada terkalahkan pada 36 pertandingan terakhirnya di tempat Kompetisi Inggris ketika mencetak gol pertama.
Bagi Southampton, gol Liverpool menandai awal yang dimaksud buruk bagi Saints, yang sudah pernah kalah di sembilan pertandingan pembuka pada Kompetisi Inggris. Hanya tujuh regu di sejarah liga utama Inggris yang mengalami sepuluhan kekalahan pada 12 pertandingan atau kurang sejak awal musim serta ketujuh kekalahan yang dimaksud terdegradasi.
Beralih ke pertandingan. Southampton, yang digunakan tak ingin dipermalukan di area depan pendukungnya mencoba memanfaatkan setiap prospek yang digunakan datang. Meskipun dari segi penguasaan bola kalah 32 persen berbanding 68 persen, namun pasukan besutan Russell Martin akhirnya mampu memproduksi puluhan ribu penonton bersorak pasca Adam Armstrong menyambar bola pantulan untuk mencetak gol penyimbang.
Skor 1-1 bertahan hingga interval pertama usai. Di putaran kedua, pertandingan berjalan dengan tempo lambat. Liverpool mencoba untuk memancing pemain belakang Southampton meninggalkan dari zona pertahanan.
Namun strategi itu kelihatannya tak berjalan sesuai rencana. Sementara Southampton memainkan pola serangan balik. Tuan rumah lebih lanjut banyak mengawaitu kesempatan untuk melancarkan serangan.
Alhasil, Southampton sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol yang digunakan dicetak Mateus Fernandes dalam menit 56. Tapi euforia penggemar tuan rumah tak bertahan lama.






