
JAKARTA – Jika Anda penggemar kendaraan berat seperti bus, Anda akan meninjau bahwa bus sekolah dahulu kala memiliki desain yang mana unik, dalam mana mesin bus dipasang di area depan , pada samping pengemudi.
Namun, untuk bus modern pada waktu ini, desainnya telah terjadi berubah dengan komponen mesin serta transmisi diposisikan sepenuhnya di tempat belakang, meskipun masih menggunakan rangka tangga yang digunakan sama.
Desain mesin di area balik poros belakang sebenarnya mengingatkan kita pada merek Porsche 911 yang dimaksud gemar menempatkan mesin di tempat belakang sasis untuk tujuan penanganan. Namun, untuk kendaraan niaga seperti bus, tujuan pemasangan mesin di dalam bagian belakang berbeda.
Beberapa alasan mengapa mesin bus modern dipasang di area bagian belakang adalah:
1. Ruang yang mana maksimal – ketika mesin serta powertrain dipasang di dalam bagian belakang, perusahaan bus dapat menciptakan ruang yang tersebut maksimal untuk mengangkut penumpang sekaligus beserta barang bawaannya.
Ruang yang digunakan dikosongkan oleh roda gigi juga poros baling-baling dapat digunakan untuk menampung barang bawaan penumpang untuk perjalanan yang dimaksud lebih besar jauh. Untuk bus kota, ruang ini dapat menampung penumpang untuk berdiri di perjalanan jarak pendek.
Semakin banyak penumpang, semakin berbagai keuntungan yang tersebut dapat diperoleh dari satu perjalanan di satu waktu.
2. Mudah untuk naik dan juga turun – tidak ada adanya mesin dan juga gigi di tempat bagian depan juga memungkinkan lantai bus didesain lebih tinggi rendah untuk memudahkan penumpang naik lalu turun.
Lantai datar juga memungkinkan pergerakan penumpang lebih lanjut lancar, teristimewa ketika keadaan darurat, dan juga memudahkan para lansia menggunakan transportasi umum.






