
Netizen Indonesia mengecam kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf pada waktu Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Bahrain pada laga lanjutan fase Grup C Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia dalam Stadion Nasional Bahrain, hari terakhir pekan (11/10/2024) dini hari WIB. Ini adalah terjadi lantaran waktu tambahan yang digunakan diberikan juru pengadil lapangan hijau yang dimaksud terlalu lama.
Nama Ahmed Al Kaf sebenarnya sudah ada mendapat perhatian khusus dari penggemar sepak bola di dalam Tanah Air jelang laga Bahrain vs Timnas Indonesia. Pasalnya, ada beberapa hal yang dimaksud dapat menjegal Skuad Garuda untuk mengungguli pertandingan.
Firasat penggemar nampaknya benar-benar terjadi pada pertandingan ini. Pertama, Ahmed Al Kaf pura-pura mengecek gol penyeimbang Timans Indonesia yang dimaksud dicetak Ragnar Oratmangoen di tempat pengujung putaran pertama.
Ahmed Al Kaf seolah-olah mengomunikasikan dengan wasit VAR tanpa mengecek layer yang dimaksud ada di tempat pinggir lapangan. Beruntung, gol yang dimaksud disahkan juga.
Kedua, kejadian yang dimaksud sangat menciptakan penggemar dalam Tanah Air naik pitam ketika Ahmed Al Kaf memberikan waktu tambahan 10 menit ketika Timnas Indonesia unggul 2-1 menghadapi Bahrain. Dia kelihatannya ingin memberikan tuan rumah kesempatan untuk menghadirkan poin di tempat kandang sendiri.
Petaka pun akhirnya menimpa Timnas Indonesia. Di menit akhir waktu tambahan, Bahrain mencetak gol penyeimbang menjadi 2-2 melalui aksi Mohamed Marhoon.
Tak pelak, hasil imbang ini menciptakan netizen Indonesia marah. Tak sedikit yang meminta-minta PSSI untuk mengadukan kesulitan ini ke FIFA.
“Kasihan Sekali King Indo Harus Tumbang Gara Gara Wasit Ahmed Al Kaf, Suarakan Agar Fifa Bertindak, Bener Bener Memalukan Haram Harami..!! Cek Referee. Dari Dulu Timur Tengah Aduh Hitam,” tulis ilham (@ilhampid).
“Ahmed Al Kaf ga punya jam itu,” timpal Mr.zombie (@BuceSyafruddin).
Kontroversi Ahmed Al Kaf
Ini seolah menambah daftar kontroversi Ahmed Al Kaf selama mengatur pertandingan resmi. Pada 2020, ia pernah dilaporkan klub Iran, Esteghlal Tehran ke AFC sebab pemimpinannya di area lapangan hijau.
Di samping itu, ia juga dikenal sempat menghasilkan langkah kontroversial di laga Piala Asia U-23 2020. Kala itu, beliau menjadi pemimpin pertandingan antara Arab Saudi vs Thailand kemudian disebut-sebut menguntungkan pihak Arab Saudi akibat memberikan penalti setelahnya meninjau VAR. Alhasil, Thailand kalah dari negara Timur Tengah itu dengan skor 0-1.






