
LONDON – Open Artificial Intelligence meluncurkan layanan baru, Operator, yang digunakan merupakan agen kecerdasan buatan (AI) yang tersebut dapat mengotomatiskan tugas-tugas web alih-alih pekerja manusia.
Operator adalah agen Kecerdasan Buatan yang mana dapat menggantikan pekerja manusia di mengotomatisasi tugas web, seperti memahami antarmuka situs web dan juga memanipulasi input menggunakan mouse kemudian keyboard.
Operator dapat berinteraksi dengan situs web mana pun tanpa memerlukan API terpisah serta dapat mengoreksi sendiri kesalahan yang digunakan terjadi selama menjalankan tugas.
OpenAI bekerja serupa dengan perusahaan seperti DoorDash juga Uber untuk mewujudkan Operator, yang tersebut ketika ini cuma dapat diakses oleh pelanggan Pengolah Bahasa Alami GPT Pro di dalam Amerika Serikat seharga US$200 per bulan.
Operator dikembangkan berdasarkan model GPT-4o yang tersebut dapat mengidentifikasi informasi yang tersebut ditampilkan di tempat layar, memungkinkannya memahami antarmuka situs web juga memanipulasi input menggunakan mouse serta keyboard.
Ia juga mampu berinteraksi dengan situs web apa pun tanpa mengakses API terpisah.
Operator juga mempunyai kemampuan untuk mengoreksi sendiri kesalahan yang mana dibuat jikalau dia mengalami kendala ketika menjalankan tugas pada web.
Ia hanya saja akan memohon bantuan manusia jikalau diperlukan untuk memasukkan informasi sensitif seperti masuk ke akun yang tersebut terkait dengan tugas tersebut.
Untuk menjadikan Operator sukses, OpenAI bermitra dengan DoorDash, Instacart, OpenTable, Priceline, StubHub, Thumbtack, kemudian Uber.
Operator dapat digunakan oleh pelanggan Chatbot GPT Pro untuk mengarahkan mereka itu melakukan pembelian substansi makanan hanya saja dengan memberikan perintah suara.
Saat ini Operator diklasifikasikan sebagai hasil penelitian dan juga hanya saja dapat diakses oleh pelanggan Pengolah Bahasa Alami GPT Pro di tempat Amerika Serikat dengan biaya USD200 per bulan.






