
JAKARTA – Pangeran Harry nampaknya ‘menyesal’ berhadapan dengan memoarnya yang mana meledak-ledak, Spare. Dia kemudian Meghan Markle pun berharap dapat memulai pembangunan hubungan dengan keluarga kerajaan tahun ini.
Buku Spare Pangeran Harry memang benar menjadi sensasi global sejak penerbitannya pada dua tahun lalu, tepatnya pada 10 Januari 2023. Namun, dikutipkan Mirror, buku itu dengan cepat menjadi buku terlaris di sejarah. Ini adalah sebab isinya yang banyak menyudutkan Keluarga Kerajaan, dari argumen hingga pengakuan tragis, romansa yang dimaksud tak terduga kemudian bahkan pembicaraan tentang “cuci otak”. Hasilnya, memoar Pangeran Harry yang digunakan meledak-ledak itu merupakan pukulan telak bagi keluarga kerajaan.
Di halaman-halamannya, klaim yang merusak termasuk bahwa saudaranya William mengungkapkan beliau bertindak “terlalu cepat” dengan Meghan, bahwa Raja Charles telah terjadi mengungkapkan kepadanya bahwa bukan ada “cukup uang” di dalam pada pot untuk mendukungnya secara finansial, kemudian bahwa ada pertengkaran hebat antara Kate juga Meghan mengenai pemasangan gaun pengiring pengantin.
Jadi, apa yang mana berubah sejak pada waktu itu? Menurut sebuah sumber, ada sedikit penyesalan ketika mengkaji memoar sang pangeran yang digunakan mengungkap semuanya. “Meskipun Harry senang akhirnya ia dapat menyampaikan pendapatnya tentang semua yang dimaksud terjadi dengan Spare, ada sebagian dirinya yang digunakan menyesali semua itu dan juga cara penanganannya,” klaim mereka.
“Dia masih sangat marah tentang bagaimana keluarganya memperlakukannya dan juga ingin mereka itu tahu kemudian merasa bahwa bukunya adalah satu-satunya cara mereka mendengarkan. Namun jikalau dipikir-pikir, ia tidak ada yakin bukunya ditangani dengan benar lalu beliau menghadapi sejumlah kritik karenanya serta sangat menyakiti keluarganya,” tuturnya.
Pemulihan Hubungan Keluarga Kerajaan
Meski Keluarga Kerajaan marah pada Harry serta Meghan Markle, tetapi tampaknya ada fokus baru 2025 ini serta itu adalah tentang memulihkan hubungan dengan keluarganya di dalam seberang lautan.
“Harry masih ingin menjalin hubungan dengan dia kemudian berharap bahwa pada tahun 2025, ia dapat mewujudkannya,” kata sumber tersebut.
“Banyak hal sudah pernah terjadi sejak Spare dirilis lalu ia tidaklah memperbarui versi buku sakunya – jadi ia berharap dapat memperbaiki hubungan tersebut,” ujarnya.
Meski Harry mungkin saja merasa beliau hanya sekali ingin melanjutkan hidup, istrinya kemungkinan besar memiliki rencana lain – yang digunakan dapat melibatkan menceritakan kisah dari sisinya.
“Meghan sudah pernah menerima berbagai tawaran untuk menulis bukunya sendiri kemudian beliau masih mempertimbangkannya. Dia tidaklah mempunyai kesetiaan seperti yang tersebut dimiliki Harry serta akan dengan senang hati menulis tentang pengalamannya – tetapi ia juga sadar bahwa mengungkit masa lalu dapat menyebabkan reaksi keras lainnya serta membuatnya kehilangan lebih lanjut sejumlah dukungan publik,” tutur sumber itu.






