
JAKARTA – Sejak pertemuan terakhir melawan Jepun di dalam Piala Asia 2023 , Timnas Indonesia sudah ada kedatangan delapan pemain naturalisasi anyar. Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu mengaku telah menganalisis karakter masing-masing penggawa anyar Garuda.
Timnas Negeri Matahari Terbit akan berhadapan dengan Indonesia di tempat laga kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. Laga itu akan diselenggarakan di tempat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Ibukota pada Hari Jumat (15/11/2024) pukul 19.00 WIB.
Kedua regu sebelumnya telah pernah bertemu dalam acara Piala Asia 2023. Saat itu, Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Samurai Biru -julukan Timnas Jepang- (1-3).
Namun, ketika itu Timnas Indonesia belum diperkuat beberapa pemain naturalisasi yang tersebut akan bermain di dalam laga besok. Tercatat, ada delapan pemain naturalisasi baru yang mana akan membela Skuad Garuda; Jay Idzes, Maarten Paes, Calvin Verdonk, Thom Haye, Eliano Reijnders, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On juga Ragnar Oratmangoen.
Sementara, Mees Hilgers diketahui tak mampu bermain oleh sebab itu sedang menjalani pemulihan cedera. Menilai kekuatan baru Timnas Indonesia, Moriyasu mengaku tak gentar. Pelatih berusia 56 tahun itu mengungkapkan sudah ada tahu karakter dari masing-masing pemain Timnas Indonesia.
“Sekarang timnas Indonesia itu sangat erbeda dari sebelumnya akibat punya berbagai pemain naturalisasi. Pemain utama besok juga kebanyakan akan pemain naturalisasi,” kata Moriyasu di konferensi pers menjauhi pertandingan, Kamis (14/11/2024).
“Besok Coach Shin Tae-yong akan memakai pemain yang dimaksud punya karakter masing-masing, juga kami telah siap serta menganalisis seluruh pemain Timnas Indonesia dengan karakter mereka,” tambahnya.
Sementara itu, pada waktu ini Timnas Indonesia berada di dalam peringkat kelima klasemen Grup C. Skuad Garuda sedang mencari potensi untuk lolos ke Piala Planet 2026 lewat putaran keempat.
Tiket putaran keempat sanggup didapat andai Timnas Indonesia menempati sikap ketiga atau keempat pada klasemen akhir Grup C. Meski begitu, Skuad Garuda juga masih mempunyai potensi untuk lolos secara langsung apabila menjadi dua kelompok teratas di tempat klasemen akhir.






