
JAKARTA – Meskipun daya beli warga berkurang sepanjang tahun 2024, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan kinerja yang mengesankan di dalam sektor properti. Organisasi berhasil membukukan pra transaksi jual beli sebesar Rp6,01 triliun, melampaui target tahun 2024 yang dimaksud sudah direvisi menjadi Rp6 triliun.
Wakil Presiden Direktur PANI, Alexander Halim Kusuma, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini didukung oleh peluncuran 12 proyek baru selama tahun 2024. Produk-produk yang dimaksud mencakup properti hunian lalu komersial yang mana mendapat sambutan positif dari pasar.
“Tingginya minat konsumen terhadap produk-produk properti yang tersebut ditawarkan, baik hunian maupun komersial, mencerminkan kepercayaan lingkungan ekonomi yang digunakan kuat terhadap kualitas lalu nilai tambah menghadapi komoditas properti yang diberikan PANI,” ujar Alexander, sebagaimana disitir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Hari Jumat (24/1/2025).
Capaian ini menunjukkan komitmen PANI pada memberikan item berkualitas yang sesuai dengan keinginan pasar, meskipun tantangan ekonomi global dan juga domestik masih dirasakan. Keberhasilan ini sekaligus menguatkan kedudukan PANI sebagai salah satu pemain utama di dalam sektor properti tanah air.
Menurut Alexander Halim Kusuma, keberhasilan ini bukan lepas dari strategi pengambilalihan bank tanah melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II pada Desember 2023, dan juga Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada Agustus 2024. Hasilnya, total bank tanah PANI sekarang ini mencapai 1.876 hektare, yang dimaksud menjadi landasan strategis untuk mengupayakan target pra perdagangan tahunan.
Dari total pra pemasaran senilai Rp6,01 triliun, sumbangan terbesar datang dari kavling komersial dengan nilai Rp2,9 triliun (48 persen). Segmen residensial menyumbang Rp1,9 triliun (33 persen), sementara barang komersial seperti ruko, rukan, juga SOHO mencatat Rp1,2 triliun (19 persen).
Alexander menambahkan, pemasaran kavling komersial mencatatkan data pertumbuhan luar biasa sebesar 247 persen year-on-year (yoy) dibandingkan 2023. Pengembangan ini didorong oleh pengembangan Central Business District (CBD) PIK 2, termasuk peluncuran NICE sebagai ikon baru di dalam wilayah tersebut. NICE berfungsi sebagai penggerak utama sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).
Pra perdagangan residensial juga mencatat lonjakan signifikan hingga 386 persen (yoy), berkat kemajuan pemasaran cluster baru di tempat PIK 2.
Untuk item komersial, seperti ruko, rukan, SOHO, juga gudang, peningkatan stabil sebesar 4 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. Layanan unggulan seperti Rukan Marina Bay, Rukan Lau Pa Sat, Ruko Little Siam, SOHO Riverside Boulevard, SOHO Miami, juga Bizpark PIK 2 menjadi kontributor utama segmen ini.






