
JAKARTA – – Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain pada laga hidup-mati di tempat Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia . Duel yang digunakan berlangsung di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (25/3/2025) ini akan menjadi kompetisi pembuktian bagi Skuad Garuda. Lantas, bagaimana perbandingan kekuatan kedua tim?
1. Perbedaan Ranking FIFA
Dari segi peringkat FIFA, Indonesia kemudian Bahrain terpaut cukup jauh. Timnas Indonesia ketika ini menempati peringkat 127 dunia, sedangkan Bahrain berada pada kedudukan 81. Artinya, ada selisih 46 peringkat antara kedua tim.
Di level Asia, Bahrain berada di tempat peringkat 12, sementara Indonesia berada di dalam peringkat 23. Statistik ini menunjukkan bahwa Bahrain miliki pengalaman dan juga konsistensi lebih lanjut baik dalam kancah internasional dibandingkan Indonesia.
2. Perbandingan Kekuatan Berdasarkan Klasemen Grup C
Dalam klasemen sementara Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026, Jepun telah dilakukan melakukan konfirmasi diri lolos dengan 19 poin. Australia berada di area peringkat kedua dengan 10 poin, disusul Arab Saudi di tempat sikap ketiga dengan 9 poin.
Sementara itu, Indonesia berada di tempat peringkat keempat dengan enam poin, unggul selisih gol dari Bahrain kemudian China yang mana juga mempunyai jumlah keseluruhan poin yang sama. Artinya, duel melawan Bahrain akan sangat menentukan siapa yang tersebut masih mempunyai prospek untuk melaju ke putaran keempat kualifikasi.
3. Rekor Head-to-Head
Bahrain mempunyai rekor tambahan baik ketika berhadapan dengan Indonesia. Dalam lima pertemuan terakhir, Bahrain berhasil menang tiga kali, sementara Indonesia cuma dua kali meraih kemenangan. Salah satu kemenangan Indonesia terjadi pada laga uji coba 2011, pada waktu Garuda menang 2-1 di dalam Jakarta.
Namun, Indonesia masih punya kesempatan untuk membalikkan keadaan, khususnya dengan dukungan penuh suporter di dalam SUGBK.
4. Absennya Mees Hilgers, Peran Vital Rizky Ridho
Dalam laga ini, Timnas Indonesia harus kehilangan salah satu bek andalannya, Mees Hilgers, yang digunakan mengalami cedera. Pelatih Patrick Kluivert kemungkinan akan mengandalkan Rizky Ridho untuk mengisi kekosongan pada lini belakang.
Ridho sendiri menyerahkan langkah untuk pelatih, tetapi menegaskan kesiapannya apabila dibutuhkan. “Saya percayakan pada coach. Pastinya yang main untuk Timnas akan berikan yang digunakan terbaik,” ujar bek Persija DKI Jakarta itu.
Absennya Hilgers bisa saja menjadi tantangan bagi lini pertahanan Indonesia, teristimewa menghadapi Bahrain yang mana memiliki serangan cepat juga lini depan yang digunakan cukup solid.
Meski secara ranking kemudian pengalaman internasional Bahrain lebih lanjut unggul, Indonesia mempunyai keuntungan bermain di tempat kandang dengan dukungan penuh suporter. Jika mampu tampil solid serta disiplin, Skuad Garuda berpeluang mengamankan tiga poin penting demi menjaga asa ke sesi berikutnya.
Duel ini akan menjadi ujian sejauh mana perkembangan Timnas Indonesia di tempat bawah asuhan Kluivert. Mampukah Garuda mengalahkan Bahrain lalu melangkah lebih tinggi terpencil di dalam Kualifikasi Piala Global 2026? Semua akan terjawab dalam SUGBK pada Selasa malam.






