
JAKARTA – Peruri mengadakan pertemuan dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia ( Kemendag RI ) di dalam gedung utama Kemendag lantai 5, Ibukota Pusat pada Kamis (9/1). Pertemuan ini mengkaji kemungkinan kerja serupa antara Peruri dengan Kementerian Perdagangan pada layanan digital milik Peruri untuk diimplementasikan pada Kemendag.
Pertemuan ini diadakan oleh Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, Direktur Keuangan kemudian Manajemen Risiko Peruri, Fajar Rizki, Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti beserta jajaran dengan Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, Plt. Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim, kemudian Dirjen Pembangunan Ekspor Nasional Kemendag, Mardyana Listyowati beserta jajaran.
Peruri sebagai perusahaan teknologi high security yang tersebut miliki kompetensi di area bidang percetakan sekuriti serta layanan digital, juga ditunjuk oleh pemerintah sebagai GovTech Indonesia, Peruri berazam menciptakan solusi digital yang digunakan dapat meningkatkan efisiensi juga keamanan di dalam berbagai sektor pemerintahan.
Dalam pertemuan ini, Dwina Septiani Wijaya menegaskan komitmen Peruri untuk menyediakan teknologi digital inovatif, seperti sertifikat elektronik, tanda tangan digital, juga layanan digital berbasis keamanan data.
“Peruri siap menjadi mitra strategis pada mewujudkan lingkungan pemerintahan yang tambahan transparan, modern, juga berorientasi pada keperluan masyarakat,” ungkapnya.
Kementerian Perdagangan merespons dengan memberikan apresiasi terhadap langkah proaktif Peruri pada mengupayakan metamorfosis digital, khususnya di tempat sektor perdagangan. Diyakini bersama, digitalisasi merupakan salah satu elemen penting di pengembangan perdagangan nasional dan juga ekspor. Peruri menyatakan, teknologi yang digunakan dihadirkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan efisiensi juga daya saing Indonesia di dalam kancah global.
Dalam diskusi ini, kedua pihak juga mengeksplorasi pemanfaatan teknologi Peruri untuk menyokong sistem perdagangan digital, pengamanan dokumen elektronik perdagangan, dan juga pengembangan sistem ekspor berbasis digital.
Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti memaparkan, berbagai pembaharuan teknologi yang dimaksud dapat diadopsi oleh Kementerian Perdagangan untuk mempercepat perubahan fundamental digital di area sektor perdagangan.
Peruri terus memacu kolaborasi dengan berbagai instansi untuk mengimplementasikan teknologi digital yang mana inovatif demi menciptakan lingkungan pemerintahan yang tersebut lebih lanjut transparan, modern, serta berorientasi pada keinginan masyarakat.
Komitmen ini sejalan dengan visi PERURI untuk menjadi mitra strategis pemerintah di mewujudkan tata kelola digital yang digunakan unggul dan juga menyokong rencana metamorfosis digital nasional.






