
LONDON – Presiden Prabowo Subianto mengunjungi jamuan santap siang yang dimaksud dijalankan oleh Wakil Awal Menteri (PM) Inggris, Angela Rayner pada Lancaster House, London pada Kamis, 21 November 2024.
Dalam sambutannya, Wakil Pertama Menteri Angela Rayner menyampaikan apresiasi menghadapi peluncuran Presiden Prabowo. Ia juga mengungkapkan harapannya untuk menguatkan hubungan kerja serupa antara Indonesia kemudian Inggris di tempat bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Harapannya kita dapat mengembangkan hubungan (bilateral) di dalam masa mendatang dengan pemerintahan ini,” ujar Angela Rayner di pengantarnya.
Dalam suasana santai lalu hangat, keduanya mendiskusikan berbagai isu penting, termasuk kerja serupa di dalam bidang pangan dan juga gizi anak-anak.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya menjelaskan rencana pemerintah Indonesia untuk melaksanakan kegiatan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak, yang dimaksud mendapat perhatian kritis dari pihak Inggris.
“Dengan Wakil Utama Menteri, kita mendiskusikan beberapa permasalahan tentang bagaimana saya jelaskan rencana kita untuk menyelenggarakan makan bergizi untuk anak-anak kita. Mereka sangat terkesan lalu juga ingin mencari cara dan juga bentuk untuk membantu kita,” kata Prabowo di keterangan persnya terhadap wartawan.
Prabowo juga menyampaikan bahwa diskusi ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk menguatkan kerja sebanding dalam banyak bidang. Mulai dari kesejahteraan sosial kemudian pengelolaan isu-isu global, termasuk pembaharuan iklim.
“Jadi banyak sekali yang digunakan kita diskusikan,” kata Prabowo.
Jamuan santap siang yang disebutkan menandai komitmen Inggris untuk terus membantu Indonesia pada mewujudkan berbagai kegiatan yang digunakan bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Turut mendampingi Presiden Prabowo di jamuan santap siang yang disebutkan adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Hak Asasi Orang Natalius Pigai, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan juga Wakil Ketua Komisi 1 DPR Budi Djiwandono.






