
JAKARTA – Rapor Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan inovasi signifikan di sepekan ini. Berdasarkan data BEI, Hari Sabtu (12/11/2024), Angka Harga Saham Gabungan ( IHSG ) naik tipis ke 7.520,60.
Kendati demikian proses bursa secara keseluruhan mengalami penurunan, mulai dari rata-rata operasi harian (RNTH), volume, hingga jumlah kali perdagangan. RNTH bursa anjlok 43,29% menjadi Rp11,07 triliun, dari Rp19,53 triliun pada pekan sebelumnya.
Selama periode 7 – 11 Oktober 2024, terdapat beberapa pencatatan efek seperti 2 saham yakni PT Master Print Tbk (PTMR) lalu PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN). Kemudian bursa juga menerima penerbitan 2 obligasi lalu 11 seri waran terstruktur.
Mengutip statistik bursa, berikut adalah 6 rapor bursasepekan:
1. IHSG Tumbuh
IHSG naik sebesar 0,33% menjadi berada pada level 7.520,602 dari 7.496,091
2. Rata-Rata Kuantitas Transaksi Harian (RNTH)
Rata-rata nilai proses harian jatuh 43,29% menjadi Rp11,07 triliun dari Rp19,53 triliun pada pekan sebelumnya.
3. Rata-Rata Frekuensi Harian
Frekuensi proses harian Bursa merosot 7,26% menjadi 1,18 jt kali kegiatan dari 1,27 jt kali proses pada pekan lalu
4. Rata-Rata Volume Transaksi Harian
Volume harian selama sepekan melandai 8,50% menjadi 23,10 miliar lembar saham dari 25,25 miliar lembar
5. Kapitalisasi Pasar
Market cap naik tipis 0,01 persn menjadi Rp12.532 triliun dari Rp12.531 triliun pada pekan sebelumnya
6. Penanam Modal Asing
Dalam sepekan penanam modal asing melakukan aksi jual sebesar Rp4,56 miliar. Jumlah ini sedikit lebih besar rendah dibaningkan net-sell penanam modal asing pada minggu sebelumnya.






