
Petinju Ryan Garcia mengajukan tuntutan balik senilai USD7,5 jt atau sekitar Rp119 miliar terhadap Devin Haney juga ayahnya, Bill. Hal ini sebagai reaksi berhadapan dengan gugatan Haney terhadap Ryan menghadapi pemukulan, penipuan, kemudian pelanggaran kontrak.
Menurut @pugboxing, gugatan Ryan menyatakan bahwa keluhan Haney dimaksudkan untuk memaksa pertarungan ulang dengan Kingry dan juga merugikannya secara ekonomi. Mantan juara kelas welter ringan WBC, Haney (31-0, 15 KO), menuntut Garcia akibat ia dinyatakan positif menggunakan PED Ostarine dari pertarungan merekan pada tanggal 20 April lalu, yang digunakan dimenangkan oleh Ryan dengan kemenangan nomor mutlak 12 ronde.
Jika gugatan Haney berhasil lalu mendapatkan ganti kerugian uang, maka hal ini dapat mengubah olahraga ini bagi para petarung yang mana dinyatakan positif. Kompetisi ulang pada Bahaya?
Sisi negatifnya, gugatan Haney dapat mencegahnya untuk melakukan pertandingan ulang dengan Garcia, yang digunakan dapat menciptakan lebih lanjut banyak uang daripada ganti rugi. Selain itu, reaksi negatif dari para penggemar berhadapan dengan tindakan Haney untuk menuntut Ryan bukanlah hal yang dimaksud positif bagi kariernya. Hal itu menyebabkan Devin tampak seperti orang yang suka berperkara.






