
TANGERANG – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan di tempat hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan, bahwa kisruh Kadin yang dimaksud sempat terjadi, sekarang ini telah berakhir. Mendag juga bukan lupa menyapa Anindya Bakrie sebagai Ketua Kamar Dagang juga Industri ( Kadin ) ketika acara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 Tahun 2024 di dalam ICE BSD, Tangerang.
“Ketua Kadin, Kadin Indonesia sudah ada akur, telah aman, sudah ada kompak, Anindya Bakrie,” ujar Zulhas disambut tepuk tangan meriah para hadirin pada waktu sambutan di pengaktifan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 Tahun 2024 di dalam ICE BSD, Tangerang, Rabu (9/10/2024).
Dalam sambutannya, Zulhas juga mengungkapkan pidato sambutannya akan menjadi spesial. Pasalnya, Zulhas menyatakan dirinya bukan mau mengurangi kesempatan terakhir berpidato sebagai menteri di dalam masa akhir jabatan Presiden Joko Widodo yang turut hadir pada upacara inisiasi TEI 2024.
“Mohon izin Pak kalau sambutannya agak lama Bapak ya, lantaran semua yang tersebut terikat waktu memang sebenarnya ada waktunya, tapi hidup buat orang-orang beriman, keberadaan setelahnya kematianlah yang tersebut abadi,” jelas Zulhas.
Zulhas bahkan menyebutkan, pagelaran pameran TEI 2024 ini seharusnya diadakan pada akhir bulan Oktober 2024. Namun mengingat Presiden Jokowi akan mengakhiri masa jabatannya pada 20 Oktober 2024 mendatang, ia pun mengaku pelaksanaan TEI 2024 dipercepat.
“Seyogyanya trade ekspo Indonesia tahun ini akan diselenggarakan biasanya akhir Oktober bapak. Tapi ini sengaja kita majukan pada persetujuan semua pihak pada tanggal 9 sampai 12 Oktober,” tutur Zulhas.
“Biar ada kesempatan, saya pidato sambutan yang terakhir di area depan Bapak, Insya Allah pak,” sambung Zulhas.
Diketahui, Kemendag memprakirakan kegiatan yang tersebut berlangsung pada TEI 2024 sekitar USD15,5 miliar, atau setara Rp230,025 triliun (kurs Rp15.335 per dolar AS) pada acara yang tersebut dimulai pada 9-12 Oktober 2024.
“Target kita untuk tahun ini yaitu Simbol Dolar 15 miliar dari 30.000 pengunjung kemudian 1.000 exhibitor,” kata Direktur Jenderal Penguraian Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Mardyana Listyowati di keterangan yang digunakan diambil dari laman resmi Kemendag.






