
JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ( SIG ) menegaskan komitmennya untuk membantu kemajuan generasi muda pada bidang olahraga sepak bola. SIG memberikan pembinaan melalui tiga Sekolah Sepak Bola (SSB) yang digunakan didirikan pada area operasional perusahaan, meliputi SSB SIG Tuban, Dynamix Soccer School Tuban, Jawa Timur, dan juga SSB Semen Padang, Sumatra Barat.
Total total kontestan yang tersebut mendapatkan pembinaan pada masa kini mencapai 406 anak dengan rentang usia 7 hingga 17 tahun. Kepercayaan SIG untuk memperkuat talenta muda Indonesia ini, sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo tentang pengembangan sumber daya manusia, penguatan peran pemuda, lalu prestasi olahraga, khususnya di 100 Hari Kerja Presiden Prabowo.
Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan dukungan terhadap upaya SIG pada membina SSB dalam wilayah operasional perusahaan. Menurut Erick, hal ini sejalan dengan visi besar BUMN untuk mendirikan sistem ekologi yang menyokong pengembangan peluang generasi muda.
“Pendampingan SSB seperti yang digunakan dilaksanakan SIG adalah contoh nyata bagaimana BUMN berkontribusi pada pengembangan talenta muda sekaligus menggalakkan pertumbuhan olahraga nasional. Melalui acara ini, anak muda tidak ada cuma diajarkan keterampilan bermain sepak bola, tetapi juga dibekali nilai-nilai sportivitas, kerja keras, kemudian semangat kolaborasi yang digunakan menjadi fondasi kesuksesan pada berbagai bidang,” ujar Erick Thohir di keterangannya pada Selasa (28/1/2025).
Sementara, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, inisiatif pembinaan SSB ini merupakan wujud nyata kontribusi SIG di menciptakan talenta-talenta muda Indonesia yang mana berprestasi.
“Kami berikrar untuk memberikan pendampingan yang terarah untuk generasi muda, tidak ada hanya sekali pada aspek keterampilan bermain sepak bola, tetapi juga pada merancang karakter melalui nilai-nilai kerja keras, sportivitas, juga semangat kolaborasi,” ujar Vita.
Dalam upaya membantu pembinaan yang dimaksud berkualitas, SIG melakukan konfirmasi bahwa seluruh instruktur utama (Head Coach) SSB binaan SIG Group memiliki lisensi resmi dari Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), mulai basis D Nasional hingga tingkat profesional B AFC yang dimaksud mampu menaungi klub Indonesia Kejuaraan 2 Indonesia. Selain itu, SIG juga memberikan kesempatan untuk ahli baru dan juga asisten instruktur yang belum memiliki lisensi untuk mengikuti acara sekolah kepelatihan berlisensi PSSI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya SIG di mencetak pelatih-pelatih muda berbakat dari area operasional perusahaan.
Vita menambahkan, SIG juga memberikan dukungan sarana dan juga prasarana untuk kegiatan SSB seperti perlengkapan olahraga dan juga lapangan sepak bola berstandar nasional. Selain pelatihan teknis, kontestan SSB juga mendapatkan kesempatan untuk memperkaya pengalaman melalui pertandingan persahabatan dengan klub SSB lain pada sekitar wilayah operasional perusahaan untuk menguatkan mental dan juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain muda.
“Dengan infrastruktur yang tersebut memadai, diharapkan kemampuan para pemain dapat tumbuh secara komprehensif kemudian optimal baik dari segi fisik, teknis, hingga pengalaman,” ungkapnya.






