
BEIJING – Setelah Tesla resmi meluncurkan robot humanoid, BYD, pemimpin sektor otomotif global, secara resmi mengumumkan masuknya mereka itu ke bidang robotika humanoid melalui peluncuran kampanye rekrutmen untuk Embodied Intelligence Research Team.
Kampanye yang disebutkan menyasar lulusan kategori master serta doktoral dari universitas terkemuka di tempat seluruh dunia, dimulai pada angkatan 2025.
Di antara kedudukan yang digunakan ditawarkan adalah Senior Algorithm Engineer, Senior Structural Engineer, dan juga Senior Simulasi Engineer.
Menurutnya, fokus utama pasukan ini adalah melakukan penelitian mendalam mengenai robotika humanoid kemudian robotika bipedal, dengan tujuan untuk menggerakkan teknologi canggih di tempat bidang tersebut.
Tim Studi Intelijen Buatan BYD akan memanfaatkan keahlian ekstensif perusahaan pada berbagai perangkat lunak lapangan usaha untuk menyesuaikan sistem robotik juga meningkatkan kemampuannya.
Dengan keberhasilan memproduksi berbagai komoditas robot, termasuk robot industri, kolaboratif, mobile, kemudian humanoid, BYD sekarang ini fokus pada pemberdayaan persepsi robotika dan juga kemampuan pengambilan keputusan.
Ia menambahkan, langkah ini bertujuan untuk mempercepat pengaplikasian kecerdasan bawaan pada perangkat lunak sektor secara keseluruhan.
Pengumuman ini sejalan dengan strategi BYD yang mana lebih banyak luas untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi otomotif.
BYD sudah lama berinvestasi di area bidang robotika, termasuk kolaborasi dengan Ubtech Robotics. Terobosan besar adalah penyelenggaraan robot humanoid Walker S1 dalam infrastruktur produksi BYD.






