
JAKARTA – Yayat kembali lupa menanyakan nama Nikita oleh sebab itu keasikan ngobrol. Agus mengingatkan Yayat kenapa tidak ada tanya lagi nama teteh cantik tersebut, Yayat secara langsung menyesal kembali oleh sebab itu sudah ada berkali-kali ketemu tak tahu namanya lalu Yayat ingin menyusul Nikita menanyakan nama nya.
Arogan berada di dalam markas, kemudian Bima, Cano, Damon datang menghampiri serta memberikan hasil iuran pedagang kaki lima. Arogan menjelaskan ke Bima, Cano, Damon kalau Didu, Agus, Yayat kemudian yang lain ingin berdamai. Arogan tidak ada mau dan juga ingin konflik masih harus diselesaikan. Arogan memohonkan Bima, Cano, Damon untuk mencari Didu cs segera lalu secara langsung habisi mereka.
Didu merasa bersalah lantaran telah menimbulkan kekacauan sehingga Agus, Yayat serta yang digunakan lain menjadi terbawa terlibat pada kesulitan peperangan. Didu berbicara ke Otang kalau siap untuk kalah lalu mengalah, namun Didu tidaklah mau menjadi pribadi pengecut.
Murad, Ujang berada di tempat warung Bubun. Murad bertanya ke Bubun bagaimana hambatan Didu, Agus dengan orang-orang yang mana mengganggu nya. Murad ingin segera dapat kabar kelanjutan hasil mereka itu berdamai, apabila merek tak berdamai Murad sendiri yang digunakan akan turun tangan. Ujang memohonkan Murad untuk sabar, Murad pun dengan tegas kalau ia telah sabar.
Murad menegaskan ke Ujang, Bubun kalau Cecep sekarang telah lemah. Padahal dulu nya Cecep adalah individu mesin tempur menurut Murad.
Apakah peperangan akan terus berlanjut? Saksikan Layar Drama “Preman Pensiun 9” setiap hari pukul 17.45 Waktu Indonesia Barat semata-mata di area RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek.






